Langsung ke konten utama

150 Orang Berebut 12 Formasi Dosen Tetap Non PNS



Jember, kabarejember.com
Setelah dinyatakan lolos seleksi administrasi, sebanyak 150 orang mengikuti seleksi
Calon Dosen Tetap Non PNS IAIN Jember, di Aula Gedung Kuliah Terpadu, Senin (27/5).
150 orang tersebut akan bersaing untuk memperebutkan 12 formasi Dosen Tetap Non PNS. “Sebenarnya yang mendaftar cukup banyak, yakni 202 orang namun setelah kita lakukan seleksi administrasi ternyata yang lolos hanya 150 orang,” ungkap Wakil Rektor Bidang Administrasi dan Umum, Moch Chotib.
Menurut Chotib, untuk hari ini 150 orang tersebut akan mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berupa psikotest. “Nanti kita lihat hasilnya seperti apa, baru kemudian kita umumkan tanggal 11 Juni, untuk mengetahui siapa yang akan masuk ke tahap berikutnya yakni Seleksi Kompetensi Bidang (SKB),” tambahnya.
Chotib meminta kepada seluruh peserta, apabila nanti hasilnya tidak sesuai dengan yang diharapkan agar tidak berkecil hati. Sebab, formasinya memang sangat terbatas, hal ini tidak terlepas dari kemampuan anggaran yang dimiliki kampus. “Kalau kita inginnya diterima semua, tapi karena kemampuan anggaran kita terbatas akhirnya kami tidak bisa berbuat banyak,” katanya.
Salah satu peserta, Achmad Fawaid, mengaku sengaja mengikuti tes calon Dosen Tetap Non PNS, karena dirinya berniat untuk mengabdi di IAIN. “Saya ingin mengabdi sekaligus berkarier di IAIN Jember. Karena, kampus ini mengalami kemajuan yang cukup pesat,” katanya. (Mia/win/hms)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...