Langsung ke konten utama

Kembalikan Motor Miliki Bidan Desa, Kapolres Lumajang Kendarai Sendiri Motor Korban



Lumajang, Kabarejember.com   
Hari ini (Selasa, 30 Juli 2019) ----Tim Cobra Polres Lumajang mengembalikan salah satu motor hasil penggrebekan di wilayah hukum Polres Jember beberapa waktu yang lalu yang ternyata dimiliki oleh bidan Desa Yosowilangun. Kapolres mengendarai sendiri motor beat tersebut hingga ke depan rumah sang korban.

  Adalah Diah Ayu Putri Karina (perempuan, 26 th) Warga Desa Yosowilangun Kidul Kecamatan Yosowilangun Kabupaten Lumajang yang merupakan pemilik dari Honda Beat warna hitam tersebut. Ia menceritakan motor tersebut hilang pada saat diparkir di depan rumah pada akhir bulan Maret 2019 sekitar pukul 16.30 WIB.

 Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH menyampaikan “saya datang sendiri mengantar motor korban, tujuannya sekalian memimpin Patroli Tim Cobra ke wilayah Yosowilangun dan sekaligus mengembalikan motor ibu diah yang kami temukan saat penggerebekan di rumah Sugeng di Desa Sumberbaru Jember. penggerebekan dirumah Sugeng kami menemukan 8 motor yang disimpan di kebun kopi dibelakang rumahnya. Salah satunya ternyata milik ibu Diah ini”

“beberapa hari yang lalu kami menangkap pelaku curanmor bernama Nur Ain dengan total 24 motor hasil curiannya di jual ke Sugeng di Jember. Hasil introgasi kepada tersangka Nur Ain, dia tidak mengakui kalau pernah mengambil motor di wilayah yosowilangun. kalau pengakuannya benar, berarti ada jaringan curanmor lain yang semuanya berafiliasi dengan Sugeng. Semoga kasus ini segera bisa kami bongkar hingga ditemukan siapa pelakunya. ” terang Arsal.

  Lebih lanjut, pria lulusan Akademi Kepolisian tahun 1998 ini menghimbau warga agar lebih menjaga kendaraannya. “Saya menghimbau warga agar lebih waspada di lingkungan nya. Hal yang paling sederhana untuk menjaga motor dari kawanan criminal adalah memasang gembok di lubang piringan cakram motor. Hal ini sangat membantu agar pelaku tak bisa membawa kabur motor” tutup Kapolres.

  Selain itu korban sangat berterima kasih kepada Kapolres Lumajang dan Tim Cobra yang berhasil menemukan kembali motornya. “Motor ini masih dalam cicilan pada saat hilang. Saya sempat harap-harap cemas apakah motor ini bisa kembali. Tetapi ternyata  Tim Cobra berhasil menemukan kembali motor saya, bahkan Pak Kapolres sendiri yang mengantar hingga ke depan rumah saya. Terima kasih Pak Kapolres, terima kasih Tim Cobra” ungkapnya Diah dengan sangat gembira.

Kasat Reskrim AKP Hasran Cobra yang juga selaku katim Cobra menyatakan “Tim Cobra yang saya pimpin semakin termotivasi untuk mengungkap semua kasus curanmor di Lumajang. kami sudah melihat benang merahnya para pelaku curanmor di Lumajang. semua hanya tinggal masalah waktu untuk kami ungkap” ujar Hasran.
( Suatman)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...