Langsung ke konten utama

Simak, Cara Nur Ain Beraksi di 27 Rumah Korbannya


Lumajang, Kabarejember.com
(26/07/2019) ---- Kapolres Lumajang pimpin kegiatan Rekonstruksi perampokan dengan tersangka bernama Nur Ain (50 ) warga Desa Selok Gondang Kec Sukodono Kab. Lumajang.

Kegiatan yang dilakukan dirumah korban Novi Arwin Junaidi (40th) di Kec Sukodono, Nur Ain menunjukan keahliannya dalam hal mencungkil rumah korban yang sudah ditargetkannya.

Sebelum mengeksekusi rumah korban, Nur Ain menginap disebuah gubuk ditengah persawahan sembari memperhatikan situasi. mulai jam 20.00 wib nur ain tidur-tiduran di gubug tengah sawah menunggu situasi sepi. dan sekitar jam 01.00 tengah malam Nur Ain mulai menyusuri pematang sawah sampai di Desa Kutorenon kec. sukodono yang menjadi targetnya. kemudian pelaku memilih rumah secara acak yang akan di rampok. Berbekal sebilah obeng, Nur Ain mencongkel jendela untuk membuka pintu rumah korbannya. Rumah yang dipilih untuk dimasuki adalah rumah yang memiliki jendela. itupun dia pilih jendela yang tidak ada tralisnya dan yang kunci grendelnya yang model kecil, karena kalau yang grendel besar sulit untuk di congkel.

Tak lupa sebelum melancarkan aksinya, dirinya tidak lupa membaca mantra untuk membuat korbannya terlelap dalam tidurnya.

Kurang dari 15 menit untuk membobol rumah Sdr Novi, tersangka berhasil mengamankan 1 unit sepeda motor Honda Scopy warna coklat hitam Nopol N5576 UX milik korban. Mudah saja bagi tersangka untuk mengambil motor tersebut karena kunci motor melekat. selain motor, Nur Ain juga mengambil kalung emas dan cincin milik korban yang diletakkan di atas kasur.

Setelah mendapatkan sepeda motor korban, tersangka berangkat menuju Kec Sumber baru Kab. Jember untuk menjual barang hasil curiannya kepada Sugeng seharga Rp 3 juta. adapun harga motor tersebut sebenarnya sekitar Rp 9,5 juta.

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH mengungkapkan, pihaknya baru saja melakukan rekonstruksi bagaimana cara si Nur Ain memasuki rumah korbannya. Cuma berbekalkan obeng, dengan mudah Grendel jendela rumah dapat terbuka. Tersangka mengaku, segala macam Grendel jendela dapat mudah dibukanya kecuali gerendel besar dan jendela yang memiliki tralis.

“Saya juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak menancapkan kunci motor di sepeda saat di tinggal. Karena hal ini dapat mempermudahkan para pencuri untuk membawa kendaraan anda. Sebaiknya Jangan memberi celah untuk para pelaku K\kriminalitas mengambil harta benda anda. Tetap waspada dan selalu berhati-hati dimanapun juga,” pungkas Arsal.

Kasat Reskrim AKP Hasran Cobra yang juga sebagai katim Cobra Polres Lumajang mengungkapkan, perlu diketahui, Nur ain telah menjalankan aksi perampokan sebanyak 27 kali dimana 24 kali berhasil membawa motor dan barang perhiasan di rumah korbannya. kami masih akan dalami lagi TKP-TKP lainnya yang belum terungkap” ungkap hasran. (Suatman )

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...