Langsung ke konten utama

Bupati Faida Tegaskan Agar Peserta Tajem Tidak Tinggalkan Sholat




Jember, Kabarejember.com
----Gerak Jalan Tradisional Tanggul Jember (Tajemtra) bukan sekedar gelaran olahraga dan event tahunan belaka. Tajemtra adalah sarana pemersatu masyarakat Jember yang memiliki nilai-nilai sportifitas, moral dan sinergitas yang tinggi untuk terciptanya pembangunan di Kabupaten Jember.

Untuk itu, Bupati Faida menegaskan agar nantinya peserta Tajemtra, tidak meninggalkan sholat, karena panitia telah menyediakan sarana dan prasarana ibadah yang layak dan toleransi waktu bagi peserta untuk menjalankan ibadah sholat di sepanjang rute Tanggul hingga Jember.

Menariknya lagi, panitia juga telah menyiapkan tukang pijat gratis dengan total 40 tukang pijat yang akan menempati 4 pos yaitu 10 orang di pos Bangsalsari, 10 orang di pos Rambipuji dan 10 orang di Alun-alun dan sisanya di Pendopo.

Sedangkan untuk hadiah, panitia menyediakan total uang pembinaan senikai Rp 80 juta, yang akan dirupakan 6 sepeda motor, 3 mesin cuci, 5 televisi, 6 sepeda gunung, 3 kulkas, 4 kompor, 5 speaker, 10 magic jar, 10 blender, 10 dispenser, 10 setrika, 10 pemanas air dan 2 jam dinding.

Peserta akan start dari Alun-alun Tanggul pada pukul 12.00 Wib dan akan ada pengangkutan gratis peserta dari Jember ke Tanggul seperti tahun-tahun sebelumnya. Pendaftaran tetap digratiskan dan akan ada asuransi untuk seluruh peserta tanpa dipungut biaya.

Dari rekapitulasi yang dilakukan panitia, hingga 28 Agustus 2019 pk. 23.00 WIB, pendaftar di JSG, untuk perorangan putra sebanyak 2.467 peserta, perorangan putri 1.099 peserta sehingga total pendaftar di JSG sebanyak 3.566 peserta.

Sedangkan pendaftar di kecamatan, perorangan putera sebanyak 1.550 peserta dan pendaftar perorangan puteri sebanyak 930 peserta, sehingga total pendaftar di seluruh kecamatan adalah 2.480 peserta.

Sementara untuk pendaftar beregu putera sebanyak 328 regu dan  pendaftar beregu putri sebanyak 25 regu, dan masing-masing regu beranggotakan 10 orang. Total pendaftar hingga tanggal 28 Agustus 2019 pukul 23.00 WIB adalah 9.582 orang. (Mul/Mia/hms)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...