Langsung ke konten utama

Peringati HUT RI ke 74, Pemkab Jember Gelar Semaan Al Qur'an


Jember, Kabarejember.com
-----Semaan Al Qur’an setiap tahun digelar Pemerintah Kabupaten Jember guna memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Rutinitas ini berangkat dari keinginan terdalam Pemerintah Kabupaten Jember agar Jember menjadi kabupaten yang religius.

“Dari sanubari yang paling dalam, ingin sekali mengantarkan Jember menjadi kabupaten dan masyarakat yang religius,” kata Drs. KH. Abdul Muqit Arief.

Semaan Al Qur’an tahun ini digelar di halaman tengah kantor Pemkab Jember Jalan Sudarman, Sabtu, 24 Agustus 2019.

Kegiatan ini digelar bekerja sama dengan Majelis Semaan Al Qur’an dan Dzikrul Ghofilin Gus Miek Jantiko Mantab Jember.

Sholat subuh berjamaah mengawali acara semaan tersebut. Bertindak sebagai imam yakni KH Syaifullah dari Kediri.

Lebih jauh pria yang menjabat Wakil Bupati Jember ini menjelaskan, masyarakat yang religius artinya masyarakat yang senantiasa mendekat kepada Allah, masyarakat yang dalam perjalanan hidupnya dan menjalankan tugasnya mendapatkan sinar Al Qur’an.

Wabup menyatakan sangat yakin dengan ridho dan karunia Allah SWT serta dengan barokah Al Qur’an, pembangunan di Kabupaten Jember tidak hanya bernuansa duniawi.

“Tetapi juga bernuansa ukhrowi. Syukur-syukur bisa menjadi amal yang kita harapkan tatkala kembali kehadirat Allah SWT,” tutur pria yang akrab dipanggil Kiai Muqit ini.

Tentang generasi qurani, Wabup mengungkapkan bahwa di Jember telah tumbuh dan berkembang para hafidz dan hafidzah. “Ini sesuatu yang membahagiakan kita semua,” ungkapnya.

Semakin banyak hafidz dan hafidzah di Jember ini, lanjut Wabup, maka akan semakin banyak generasi qurani yang akan mewarnai kehidupan masyarakat di Kabupaten Jember.

Tumbuh kembangnya penghafal Al Qur’an ini juga terjadi di Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Jember. Di tempat ini juga telah banyak warga binaan yang telah hafal Al Qur’an.

“Semoga hafalan-hafalan huffadz ini bisa berpengaruh untuk menghadirkan diri sebagai generasi qurani,” harapnya.

Dalam pembukaan semaan Al Qur’an itu hadir pula Asisten Perekonomian dan Pembangunan Arismaya Parahita dan Kepala Bagian Bina Mental Bambang Saputro mendampingi Wabup. Tampak pula sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Jember ikut sholat subuh berjamaah.

Tidak ketinggalan adalah karyawan Pemkab Jember. Terlihat pula anggota TNI dan Polri dalam barisan sholat. (Mul/Mia/hms)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...