Langsung ke konten utama

Praktik Tipu Tipu Umi Salmah Makan Korban Banyak



Lumajang, Kabarejember.com
 (31/08/2019)---Seolah naik daun,  Umi Salmah warga Desa Sentul yang tersandung berbagai kasus penipuan tidak ada hentinya membuat masyarakat gempar.

Kali ini beberapa fakta baru terungkap terkait korban yang melaporkan tindak penipuan yang dilakukan oleh Umi Salmah.

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH mengungkapkan "setelah kami membuka posko pengaduan,  ada beberapa korban yang mendatangi kami salah satunya dari Malang dan ada 2 yang merupakan sanak family Umi Salmah sendiri.

Salah seorang Korban dari Malang atas nama pak Sitgi menjelaskan bahwa dirinya meng-iya-kan saja permintaan Umi Salmah untuk mengambil 3 unit kendaraan dari showroomnya.  Hal tersebut terus dilakukan Umi Salmah hingga beberapa kali dan total kendaraan yang diambil dari Showroom sejumlah 9 unit mobil.

Ada pula 2 orang keluarga Umi Salmah yang datang sebagai korban penipuannya dan datang ke Mapolres Lumajang untuk mendapat pertanggung jawaban dari Umi Salmah. Jadi total ada 7 kasus penipuan yang dilakukan oleh Umi Salmah yang kami terima. Domisili korbannyapun selain dari  Lumajang, juga datang dari Surabaya, Malang dan Grobogan Jawa tengah. Kasus penipuan ini diluar dari kasus Investasi bodong yang juga pelakunya Umi Salmah" pungkas Arsal.

Inilah rangkaian penipuan Umi Salmah yang masuk ke Posko Pengaduan Polres Lumajang :

1. Sidqi (pria, 59 th) warga Blimbing Kota Malang.  menghabiskan sebanyak 9 mobil berbagai jenis yang berada di usaha showroom mobilnya yang berada di Jl. Ahmad Yani Utara No. 39, Malang Kota dengan total kerugian 1 Milyar Rupiah lebih.

2. Nurkolis (26th) warga Desa Sentul Kec Sumber Suko Kab Lumajang adalah anak dari adik kandung Umi Salmah. dirinya menjual 1 unit mobil swift miliknya dan menyerahkan uang sejumlah 100jt untuk dipinjamkan kepada Umi salmah.

3. Ratmin (45th) yang tinggal di Kab Grobogan Provinsi Jawa Tengah meminjam 2 buah aset milik Pak Ratmin yang merupakan warisan dari mendiang ayahnya yaitu alm Sumadi warga Sentul Kec. SumberSuko Kab Lumajang.
 mendapat kabar bahwa tanah dan kebun miliknya dilelang oleh bank karena dijaminkan atas pinjaman uang sebesar 1 Milyar Rupiah.

4.  Marso (pria, 45 tahun) warga Desa Sentul Kecamatan Sumbersuko Kabupaten Lumajang kehilangan 5 sertifikat tanah dan bangunan (3 sertifikat sawah, 1 sertifikat rumah, 1 sertifikat gudang) senilai 4,5 miliar

6. Didik (29th) selaku Kepala Desa Sentul kehilangan 1 sertifikat tanah berdirikan 3 bangunan rumah, BPKB 1 unit mobil avansa. BPKB 4 unit Bus dan total kerugian senilai      1.8 miliar

7.  Ibu Marfianita Anita menjual tanah seluas 3.000 M2 kepada Al Amin Rois yang tak lain adalah anak Umi Salma seharga 2 Milyar Rupiah. Penipuan ini dilakukan bersama Umi Salmah dan anak-anaknya. Pelaku membeli tanah tersebut dengan uang tunai 800 Juta Rupiah plus 5 lembar bilyet Giro yang dapat dicairkan setiap bulan mulai Juli hingga November 2018.( Suatman)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...