Langsung ke konten utama

Residivis Pengedar Okerbaya Masuk Sel Lagi

Jember, Kabarejember.com
----.Nasib apes menerpa  Jarfis (33 ) tahun warga Kecamatan Mumbulsari ini.   .Jarfis yang merupakan residivis kasus pbat keras berbahaya (Okerbaya)  kembali tertangkap dengan kasus yang sama .

Bermula dari informasi warga pada hari Selasa sekitar pukul 15.00 Wib ( 27 Agustus 2019) di salah satu Panti Asuhan swasta di Kabupaten Jember, jika diindikasikan tempat transaksi Okerbaya.  Dari informasi itu,  Satuan Reskrim Polres Jember langsung bertindak dan lalu  menangkap  4 orang tersangka pengedar dan pemakai Okerbaya jenis pil trek.

Keempat orang tersebut terdiri dari tiga ABH (anak berhadapan hukum) dan seorang residivis bernama Jarfis (33) warga Kecamatan Mumbulsari.

Dari tangan tersangka disita BB( barang bukti) yang terdiri dari 300 butir Okerbaya jenis trek,4 buah HP serta uang tunai senilai Rp 200 ribu rupiah.

Barang barang tersebut saat ini diamankan polisi sebagai barang bukti. Dari 300 Okerbaya tersebut ada beberapa butir dibungkus menyerupai permen untuk mengelabui petugas.

"Modus anak anak ini bila ada yang memesan pil tersebut dibungkus kertas menyerupai permen untuk mengelabui petugas,"  ungkap Iptu Agung Joko Haryono SIK.MH. Kasat Narkoba Polres Jember.

Dalam kasus ini tersangka Jarfis dikenakan pasal 196 sub pasal 197 UU   no 36 tahun 2009 dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara atau denda maksimal Rp 1 miliar.

Sedangkan untuk ABH (anak berhadapan hukum) masih akan dikoordinasikan dengan Bapas kemudian Bapas akan melakukan pemeriksaan dan menjadi atensi...(.mul)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...