Langsung ke konten utama

Setahun Telah Mengabdi, Bupati dan Wabub Tetap Respon Keluhan Masyarakat


Lumajang, Kabarejember.com
(24 September 2019)  -- Tak terasa berjalannya waktu hingga tepat satu tahun kepemimpinan Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, M.ML dan Wakil Bupati Lumajang, Ir. Indah Amperawati, M.Si., sejak dilantik pada tanggal 24 September 2018. Satu tahun pengabdian Cak Thoriq dan Bunda Indah itu ditandai dengan acara "Sarasehan Satu Tahun Cak Thoriq dan Bunda Indah Mengabdi" yang dipusatkan di depan Pendopo Arya Wiraraja, Kabupaten Lumajang, Selasa malam (24/9/2019).

Dalam acara tersebut disampaikan beberapa kebijakan terkait program-program Pemerintah Kabupaten Lumajang.

Cak Thoriq menyampaikan salah satu fokus pemerintah saat ini dibidang pertanian. Cak Thoriq berupaya untuk meningkatkan produksi hasil pertanian, khususnya pertanian organik. "Kabupaten Lumajang harus menaikan produkstifitas pertaniannya, kami akan menaikan produksinya menuju pertanian organik, sekarang sudah 32 hektare, tahun depan akan dinaikan menjadi 200 hektare untuk produksi pertanian organik," ujarnya.

Sempat menyinggung soal grup facebook Lapor Lumajang, Cak Thoriq sudah memerintahkan agar setiap OPD memiliki admin yang khusus memantau setiap laporan masyarakat sehingga segera ada tanggapan dari OPD terkait. "Saya sama bunda sudah memerintahkan kepada OPD untuk satu staf untuk memantau facebook lapor lumajang, saya minta agar setiap laporan segera ditanggapi oleh masing-masing OPD," pungkasnya.

Sementara, Bunda Indah menjelaskan terkait permasalahan perijinan toko modern (mini market). Secara tegas Bunda Indah menyampaikan bahwa dalam pemerintahannya sudah tidak ada ijin baru untuk penderian toko modern."Kami sudah tidak mengeluarkan ijin untuk toko modern, di pemerintahan kami sudah tidak ada ijin baru," tegasnya.

Selain itu, untuk menambah modal para pedagang kecil atau yang biasa disebut melijo, pemerintah sudah memberikan pinjaman modal tanpa bunga dan tanpa jaminan melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kab. Lumajang. "beberapa waktu yang lalu, sebanyak 350 melijo sudah diberikan pinjaman tanpa bunga tanpa jaminan, pinjamannya besarannya satu juta," terang Bunda Indah.

Dalam kesempatan itu, juga diberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menyampaikan apapun keluhan masyarakat. Satu persatu pertanyaan dijawab oleh Bupati maupun Wakil Bupati Lumajang.

Saat dimintai keterangan, Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Lumajang, Ari Murcono, S.STP., M.Si., mengungkapkan, acara tersebut dikemas dengan beberapa rangkaian, diantaranya, pemutaran video dokumenter satu tahun pengabdian Bupati dan Wakil Bupati Lumajang sekaligus sesi dialog bersama masyarakat. "Jadi seperti arahan pimpinan, acara ini dibuat santai, sehingga masyarakat nantinya dapat menyampaikan aspirasinya dengan nyaman," katanya. (adv/suatman)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...