Langsung ke konten utama

Tim Cobra Temukan Senjata Api Saat Gelar Operasi Begal

Lumajang, Kabarejember.com
(29/09/2019) ---- Operasi begal besar besaran yang dilakukan oleh Polres Lumajang yang menurunkan 1000 personil gabungan yakni dari TNI, POLRI, serta Satgas Keamanan Desa (SKD) berhasil menemukan satu buah senjata api di wilayah Kecamatan Randuagung (25/9).

  Perlu diketahui bahwa begal yang menyebabkan meninggalnya salah seorang warga Gumukmas, Jember terjadi di Jalan Baru Kecamatan Randuagung. Senjata api ini ditemukan di salah satu rumah warga. Karena  adanya informasi yan
g diperoleh seorang pelaku kriminalitas kakap tinggal di sebuah rumah di Desa Ranulogong Kecamatan Randuagung Kabupaten Lumajang. Dari hasil penggrebekan tersebut, ditemukan sebuah senjata api rakitan. Tapi sayangnya si pemilik senjata tersebut melarikan diri. Diketahui identitas pelaku adalah Yanto (pria, 40 th) yang saat ini dalam pengejaran Tim Cobra Polres Lumajang.

  Dalam pernyataan nya, Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH,SIK,MH,MM mengatakan bahwa dirinya akan mendalami kasus penemuan senjata tersebut. “ Saya akan mendalami apa ada kaitan pelaku ini dengan kejadian begal di wilayah Kecamatan Randuagung beberapa waktu yang lalu. Saya ingin mengungkap apakah dia atau bukan pelaku yang menewaskan warga Gumukmas Jember dalam kasus begal tersebut. Tapi yang pasti, tidak mungkin pemilik senjata api ini tidak memiliki motif kriminal. Pelaku harus kami tangkap, mungkin saja sudah ada korban jiwa dari senjata api rakitan yang dia miliki,” ujar pria lulusan S3 Universitas Padjajaran tahun 2010 tersebut.

Katim Cobra AKP Hasran Cobra menyatakan “saya akan kejar pemilik senjata api ini. Data pelaku sudah kami ketahui. hanya masalah waktu untuk kami tangkap” ungkap hasran yang juga selalu Kasat reskrim. (Suatman )

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...