Langsung ke konten utama

Bupati Faida Buka Pagelaran Tari Anak Kolosal Bajul Ijo




Jember, Kabarejember.com
----Bupati Jember, dr. Faida, MMR., Selasa, 19 November 2019, membuka pagelaran tari anak kolosal Bajul Ijo yang diperankan oleh 5.000 siswa-siswi taman kanak-kanak se-Kabupaten Jember.
Kegiatan yang digelar di Alun-alun Jember ini merupakan bagian dari Festival HAM 2019 di Kabupaten Jember, 19 – 21 November 2019.
“Pagelaran Tari Bajul Ijo ini adalah bagian dari syiar kita bahwa Festival HAM bukan hanya festival orang dewasa, tetapi juga festival anak-anak,” kata bupati dalam sambutannya.
Bupati sangat mengapresiasi Tari Bajul Ijo yang diperankan anak-anak TK se-Kabupaten Jember. “Dengan semangat dari anak-anak, kita memulai Festival HAM tahun 2019 yang digelar di Jember,” seru bupati.
Festival HAM kali ini ada yang berbeda yakni porsi untuk anak-anak ikut serta lebih besar. Suara anak-anak mendapatkan tempat di kegiatan ini, dan ada panel-panel khusus untuk hak-hak anak.
“Terima kasih kepada anak-anak Jember. Terima kasih guru-guru, wali murid. Kami semua sayang anak-anak dan bangga dapat menyaksikan anak luar biasa hebatnya,” tutur bupati.
Selain diikuti lima ribu anak-anak TK/PAUD,  kagiatan ini juga diikuti lima ribu wali murid, dan seribu guru “Kegiatan ini akan dicatat oleh rekor muri sebagai kegiatan yang paling heboh dengan Peserta terbanyak di Indonesia,” bupati.
Sementara itu, Senior Manager Rekor Muri,  Sri Widayati, menyampaikan ucapan selamat untuk seluruh anak-anak TK, PAUD se-Kabupaten Jember. “Hari ini sudah berkarya dan berprestasi di Rekor Muri,” katanya.
Di Kabupaten Jember, lanjutnya, sudah ada 16 rekor yang tercatat di Muri. Kali ini tercatat prestasi resmi yakni pagelaran tari anak kolosal Bajul Ijo dengan Peserta terbanyak sejumlah 5.273 anak TK se-Kabupaten Jember.
Atas suksesnya tari kolosal itu, Muri memberikan piagam penghargaan kepada Bupati Jember, dr. Faida, MMR., Kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, dan IGTKI Kabupaten Jember atas rekor sebagai pemrakarsa, penyelenggara, dan pendukung tari anak kolosal Bajul Ijo dengan peserta terbanyak.
Setelah menyaksikan Tari Bajol Ijo, bupati meninjau stand UMKM yang berada di Taman Pohon Kelapa di Alun-alun Jember.  Pameran ini juga bagian dari Fesival HAM 2019. (mul/mia/hms)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...