Langsung ke konten utama

Delapan Jam Damkar Padamkan Api di Limbah Triplek


 Lumajang, Kabarejember.com 
(26 November 2019) ---Tim Damkar Satpol PP Kabupaten Lumajang selama 8 jam lebih berusaha memadamkan kebakaran limbah triplek milik Iwan yang dibeli dari pabrik SMK di Dusun Krajan, Desa Grobogan Kecamatan Kedungjajang, Selasa (26/11/2019) sore.

Pihak Damkar Satpol PP menurunkan 10 personel  dilengkapi 2 unit mobil Pemadam Kebakaran. Kebakaran itu berlangsung mulai pukul 12.00 Wib sampai dengan pukul 22.00 Wib. Kendati begitu, api belum sepenuhnya mampu dipadamkan, karena tumpukan limbah triplek relatif besar.

Tim Damkar Satpol PP hanya sebatas mencegah, agar api tidak menjalar ke pemukiman penduduk yang berjarak sekitar 50 meter. Tim Damkar tetap standby di lokasi kejadian sampai malam hingga sisa-sisa kebakaran tersebut, secara teknis diperkirakan tidak sampai menjalar ke rumah warga.

Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Masyarakat (Linmas) pada Satpol PP Kab. Lumajang, Nanang Bashori, S.AP., menjelaskan, ia meluncur ke TKP memberi semangat personil yang bertugas.

Ia menambahkan, sebenarnya Damkar Satpol PP secara rutin telah melakukan sosialisasi, monitoring dan evaluasi ke sejumlah perusahaan, instansi pemerintah, lembaga sekolah dan sebagainya. Hal itu, dilakukan umtuk meminimalisasi timbulnya kebakaran.

Komandan Regu Damkar yang bertugas di lapangan,  Puryadi mengatakan, kebakaran kawasan limbah pabrik Triplek di Desa Grobogan Kecamatan Kedungjajang itu, akibat puntung rokok yang dibuang. Api dengan cepat menjalar ke tempat lain karena banyak tumpukan Triplek.

Api juga menjalar ke sebagian tanaman sengon milik warga, tetapi tidak menimbulkan kerusakan besar. Salah satu warga yang mengetahui kejadian tersebut, Lesmana menyatakan, ketika ia melihat ada kepulan api disertai asap membumbung ke langit, pihaknya segera menghubungi warga masyarakat yang berada di sekitar, untuk gotong royong memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Ia juga menghubungi petugas Pemadam Kebakaran di Mako Damkar Sarpol PP Kabupaten Lumajang.

Dari pemantauan petugas di lapangan, diketahui tidak ada korban jiwa maupun yang luka. Sedangkan kerugian materi milik Sdr. Iwan tersebut, diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah, karena yang terbakar berupa limbah triplek.

Camat Kedungjajang, Dra. Hertutik beserta anggota Muspika Kedungjajang, dan sejumlah  aparat Desa Grobogan terlihat terjun  di TKP. 
Reporter : Suatman

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...