Langsung ke konten utama

RPJM Desa Ditetapkan Dengan Perdes Dalam Waktu Paling Lama Tiga Bulan


Lumajang, Kabarejember,com 
(20 November 2019) -- Pemerintah desa diharapkan dapat  berperan aktif dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM Desa).

Hal tersebut, diutarakan Wakil Bupati Lumajang, Ir. Indah Amperawati, M.Si., dalam Workshop Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa Kabupaten Lumajang 2019, di Hotel Prima, Kecamatan Sukodono, Rabu (20/11/19) pagi.

Menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada Desember 2019 serta pelantikan Kades terpilih yang jatuh pada Januari 2020

Wabup menegaskan, dokumen RPJM Desa, ditetapkan dengan Peraturan desa (Perdes) dalam waktu paling lama tiga bulan, terhitung sejak pelantikan Kepala Desa.

 "Nah ini pemerintah desa, terutama  Sekdes harus mencatat janji janji dan visi - misi misinya para calon kades, begitu salah satu terpilih,  janji janji ini di tuangkan didalam RPJM Desa, karena tidak banyak waktu menyusunnya. Tiga bulan setelah dilantik, April maksimal itu sudah harus di sah kan," terangnya.

Wabup menilai, Rancangan RPJM Desa memiliki makna yang strategis, karena perencanaan pembangunan yang tertuang dalam RPJM Desa harus selaras dengan RPJMD Kabupaten Lumajang.

"Ini merupakan satu acuan resmi bagi pemerintah desa sekaligus lembaga - lembaga desa dalam menentukan prioritas program dan kegiatan tahunan selama 6 tahun," ujarnya.

Sementara ,Kepala Bidang Sosial dan Budaya, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Lumajang, Endhi Setyo Arifianto, S.Sos, M.Si., menyebutkan, bahwa workshop tersebut, bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada Sekretaris Desa dan Aparat Kecamatan, terkait dengan penyusunan RPJM Desa.

Dengan terselenggaranya kegiatan tersebut, Ia berharap, semua desa dapat memahami proses penyusunan Dokumen RPJM Desa serta sinkronasi antara perencanaan di kabupaten dan di desa.

Workshop tersebut, diisi oleh tiga Narasumber, diantaranya, Drs. Damin, M.Si., dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Timur, Endhi Setyo Arifianto, S.Sos, M.Si., dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah serta Ahmad Syafiudin Hanum dari DPMD Kabupaten Lumajang.
Reporter : Suatman

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...