Langsung ke konten utama

3.555 Personil Siap Amankan Pilkades Serentak


  
Lumajang, Kabarejember,com 
(17 Desember 2019) -- Menjelang Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2019.  Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, M.ML., mengimbau agar para personil pengamanan dapat mengutamakan antisipasi serta pemetaan terhadap potensi konflik sosial, konflik antar komunitas dan konflik lokal yang ada karena proses Pilkades.

Hal ini disampaikan saat bertindak sebagai Pembina Apel Pergeseran Pasukan Operasi Minak Koncar dalam rangka Pengamanan Pilkades Serentak 2019, di Alun - alun Lumajang, Selasa (17/12/19).

Bupati yang akrab disapa Cak Thoriq itu meminta, seluruh personil pengamanan agar segera melakukan koordinasi dan laporan terkait pelaksanaan pilkades, sehingga apabila ada potensi yang memungkinkan terjadi dapat segera di putuskan secara cepat.

"Saya, pak kapolres dan pak dandim akan standbay dalam proses Pilkades ini, kami tidak ingin ada kecolongan terkait dengan kondisi yang seharusnya dilakukan dalam proses pilkades, tentu harus sesuai aturan," tegasnya.

Bupati mengimbau kepada masyarakat di masing - masing desa agar tidak membawa senjata tajam dalam menjaga keamanan pada pelaksanaan Pilkades.

"Masyarakat ikut menjaga keamanan boleh, tapi membawa sajam tidak boleh, saya sudah intruksikan kepada pak kapolres untuk melakukan langkah - langkah terhadap masyarakat yang membawa sajam, agar langsung disita, untuk menghindari hal - hal yang tidak diinginkan," pungkasnya.

Sementara itu, Kapolres Lumajang, AKBP Ade Wira Negara Siregar mengungkapkan, setelah teridentifikasi, seluruh desa rawan yang ada di Lumajang tercatat ada 121 desa, sementara sangat rawan tercatat 12 desa, serta 25 desa dikategorikan aman.

Dalam pelaksanaan Pilkades kali ini, pihaknya menerjunkan sebanyak 3.555 Personil pengamanan, terdiri dari TNI, Polri dan Linmas.

"Ini juga ada 200 personil Brimob, ini akan ditempatkan di enam rayon, yaitu wilayah utara, selatan, barat, timur dan tengah, sementara khusus kecamatan Randuagung saya tempatkan satu pelton khusus karena situasi disana," katanya.

Kasdim 0821 Lumajang, Mayor Inf Rinanto, mengatakan bahwa, pihaknya akan terus mendukung Pemerintah dan Polri dalam mengamankan Pilkades serentak.

Ia berharap, Pemkab, TNI serta Polri dapat bekerjasama dengan baik, sehingga pelaksanaan Pilkades berjalan dengan tertib dan aman.

"Kami siap mendukung Pemkab dan Polri untuk mengamankan Pilkades 2019," ujarnya.
Reporter : Suatman

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...