Langsung ke konten utama

Pemkab. Lumajang Kolaborasi dengan UNEJ Bangun Kampus di Lumajang


Lumajang, Kabarejember,com
(16 Desember 2019) -- Kerjasama antara Pemerintah Daerah Kab. Lumajang dengan stakeholder, salah satunya perguruan tinggi, merupakan upaya pemerintah daerah untuk mengatasi permasalahan dasar dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Demikian disampaikan Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, M.ML., saat beraudensi dengan Moh. Hasan, Rektor Universitas Jember beserta jajaran, di Ruang Mahameru Kantor Bupati Lumajang, Senin (16/12/2019).

Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan yang sebelumnya telah dilakukan oleh Wakil Bupati Lumajang, Ir. Indah Amperawati, M.Si bersama Rektor Universitas Jember di gedung rektorat dr. R. Achmad Universitas Jember, perihal pembentukan program studi baru di Lumajang.

Bupati mengungkapkan, hadirnya perguruan tinggi di Kab. Lumajang diharapkan sebagai solusi untuk  menyelesaikan permasalahan yang ada di Kab. Lumajang, salah satunya adalah IPM yang tergolong rendah. Menurutnya, berbagai persoalan dasar yang ada di masyarakat bersumber dari rendahnya IPM di sektor pendidikan. Selain itu, diharapkan pula dapat meningkatkan roda perekonomian masyarakat serta meningkatnya potensi pertanian, perkebunan, dan pariwisata yang dimiliki Kab. Lumajang.

"Kami butuh peningkatan SDM, kami perlu menyiapkan skill. Bagi kami tidak bisa sendiri, harus ada perguruan tinggi yang menyambungkan keinginan banyak pihak dengan apa yang ada di Kabupaten Lumajang," ujarnya.

Menyambung ungkapan Bupati, Bunda Indah juga menerangkan, selain di sektor pertanian, perkebunan, dan pariwisata, Kab. Lumajang juga mempunyai sektor yang sangat potensial untuk dikembangkan, yakni peternakan.

"Kita tentu ingin begitu ada perguruan tinggi di Lumajang, kita ingin potensi lokal yang besar tersebut dapat terangkat," terangnya.

Wabup juga menerangkan, guna pembangunan kampus baru, Pemkab. Lumajang telah menyiapkan lahan di Kec. Klakah, mengingat daerah tersebut cukup strategis karena dilalui transportasi kereta api. Selain itu, sebagai salah satu strategi Pemkab. Lumajang untuk melakukan pemerataan ekonomi di seluruh wilayah.

Sementara, Moh. Hasan menjelaskan, pengembangan kampus UNEJ di Lumajang merupakan wujud pertanggungjawaban UNEJ terhadap pemerintah, untuk menyediakan SDM yang unggul serta memberdayakan masyarakat. Dalam pengembangan kampus tersebut, ia berharap tersedianya sarana dan prasarana yang memadai, agar mahasiswa selain berkembang di bidang akademik, juga bisa mengembangkan potensi lainnya.

"Ini adalah momentum untuk mengembangkan diri di Lumajang. Kami ingin memadukan pemikiran dari Pemkab. Lumajang agar bisa elaborasi," jelasnya.

Dijelaskannya pula, program studi UNEJ yang rencananya akan dibentuk di Lumajang antara lain: program studi nutrisi dan teknologi pakan ternak, program studi arsitektur, program studi desain produk, program studi holtikultur, program studi kehutanan, program studi usaha perjalanan wisata, program studi rekam medis, dan program studi data sains.
Reporter : Suatman

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...