Langsung ke konten utama

Wartawan Dapat Kesempatan Studi Magister di UNEJ, Berkat Kerjasama UNEJ dengan PWI Jawa Timur


Jember, Kabaarejember.com
(17 Desember 2019 ) ---- Melalui proses komunikasi yang tidak berlama lama, akhirnya  Universitas Jember (UNEJ) mensetujui bekerjasama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur. Kerjasama ini dalam bentuk jenjang pendidikan bagi wartawan yang tergabung dalam  PWI. Bentuknya, peningkatan kapasitas wartawan yang tergabung dalam PWI Jawa Timur, dengan cara mendapat kesempatan melanjutkan studi magister (S 2) di UNEJ.

Kerjasama ditandai dengan penandatanganan naskah kesepahaman (Memorandum of Understanding) antara Moh. Hasan, Rektor Universitas Jember, dengan Ainurrohim, Ketua PWI Jawa Timur di ruang kerja Rektor Universitas Jember (17/12).

Menurut Ainurrohim, Universitas Jember menjadi perguruan tinggi keempat yang
menjalin kerjasama dengan PWI Jawa Timur dalam rangka meningkatkan kapasitas anggotanya.
Sebelumnya PWI Jawa Timur telah menjalin kerjasama dengan Universitas dengan Universitas
Airlangga, Universitas Negeri Surabaya dan Universitas Dr. Soetomo, ketiganya di Surabaya.

“Dengan ditandatanganinya kerjasama dengan Universitas Jember, maka wartawan di Jember
dan sekitarnya tidak perlu jauh-jauh menjalani studi S2 di Surabaya, apalagi tugas-tugas
keseharian sebagai wartawan sudah cukup menguras tenaga dan pikiran,” ujar Ainurrohim.

Ketua PWI Jawa Timur yang juga Direktur Utama beritajatim.com ini menegaskan,
program peningkatan kapasitas wartawan menjadi salah satu program yang dijalankan PWI
Jawa Timur dalam menghadapi era saat dimana platform media massa lebih bervariasi.

Untuk itu PWI Jawa Timur telah menyelenggarakan berbagai kegiatan seperti menyelenggarakan
pelatihan, Uji Kompetensi Wartawan dan kegiatan lain dalam rangka meningkatkan SDM
wartawan di Jawa Timur. “Pemilihan Universitas Jember sebagai mitra kerjasama juga tidak
lepas dari eksistensi PWI Cabang Jember yang juga aktif melakukan berbagai kegiatan, kini
tinggal bagaimana kawan-kawan wartawan PWI Cabang Jember dan sekitarnya dapat
mengelola waktu agar nantinya bisa menyelesaikan studi,” imbuh Ainurrohim.

Kedatangan Ketua PWI Jawa Timur di Kampus Tegalboto didampingi pengurus lainnya
seperti Wakil Ketua Bidang Pendidikan Abdurrahman Ubaidah, Bendahara Teguh Lulus
Rahmadi, Staf Sekretariat Yuwono Hadiningrat, serta pengurus PWI Cabang Jember. Sementara
Rektor Universitas Jember didampingi Kepala Humas dan Protokol, Agung Purwanto beserta
staf Humas dan Protokol.

Sementara itu Rektor Universitas Jember menyambut baik jalinan kerjasama dengan
PWI Jawa Timur. Moh. Hasan mengatakan media massa menjadi mitra strategis dalam
pengembangan Kampus Tegalboto, khususnya dalam menyebarluaskan penelitian, inovasi dan
kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang sudah dilaksanakan oleh Universitas Jember.

“Menjalin kemitraan dengan media massa menjadi kewajiban bagi kami, sebab Universitas
Jember secara geografis tidak berada di pusat pemerintahan sehingga perlu strategi branding
yang cocok pula,” kata Moh. Hasan.

Khusus kerjasama dengan PWI Jawa Timur ini, Moh. Hasan menjelaskan bahwa
Universitas Jember memiliki dua skema beasiswa S 2 yang dapat dipakai. Pertama beasiswa
yang meliputi bantuan biaya kuliah dan biaya hidup, sedangkan kedua beasiswa yang hanya
menanggung biaya kuliah saja.

“Ada 22 program studi magister di Universitas Jember yang bisa dipilih, kawan-kawan wartawan dapat meneruskan sesuai latar belakang pendidikan sebelumnya atau memilih sesuai kebutuhan. Tentu saja nanti calon mahasiswa S 2 tetap harus mengikuti koridor aturan yang ada,” pungkas Moh. Hasan. (mia/iza/iim/hms)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...