Langsung ke konten utama

Maraknya Isu Kasus Penculikan Anak, Dinas Pendidikan Minta Guru Dan Orangtua Waspada



Lumajang, Kabarejember.com
---- Beberapa minggu terakhir masyarakat dikejutkan dengan maraknya kasus penculikan anak, Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang mengantisipasi dengan memberikan surat edaran yang ditujukan kepada sekolah se-Kabupaten Lumajang terkait Kewaspadaan Terhadap Upaya Penculikan Anak.

Salah satu poin pada surat edaran tersebut, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang, Agus Salim mengajak para Kepala Satuan Pendidikan KB/TK, SD dan SMP negeri/swasta agar lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap adanya kemungkinan penculikan  peserta didik.

Saat dimintai konfirmasi dikantornya, Rabu (19/2/2020). Agus Salim menyampaikan bahwa surat edaran tersebut merupakan bentuk upaya preventif dari Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang dalam mencegah terjadinya upaya penculikan anak khususnya anak usia sekolah.

"Surat edaran itu adalah upaya preventif dengan cara mengeluarkan surat edaran ke semua sekolah di Kabupaten Lumajang, dengan harapan ada segera tindakan dari sekolah agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," ujarnya.

Selain itu, Agus Salim berharap semua sekolah dapat memberikan pemahaman kepada semua guru dan anak-anak, serta orang tua agar lebih berhati-hati dalam menjaga peserta didik saat jam sekolah maupun di luar sekolah.

Pihaknya juga akan terus menghimbau kedepannya kepala sekolah, guru, pengawas maupun orang tua, agar lebih bisa menjaga peserta didik dengan meningkatkan kualitas kegiatan yang mengarah kepada pengembangan karakter.

"Kita harus sama-sama menjaga, siapa lagi kalau bukan kita sendiri yang menjaganya. Oleh karena itu, kita berkeinginan mengawali ini untuk bisa mengantisipasi agar tidak terjadi penculikan di Kabupaten Lumajang," imbuhnya.
Reporter : Suatman

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...