Langsung ke konten utama

Turun Ke Kampung-Kampung, Ajak Partisipasi Masyarakat Cegah Covid-19



JEMBER ,kabarejember.com
--- Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember Jawa Timur tak henti-hentinya turun ke pelosok-pelosok kampung dan mendatangi pondok pesantren yang saat ini membuka penerimaan santri baru, dengan tujuan mengingatkan bahwa penyebaran virus Covid-19 belum berakhir sekaligus mengajak partisipasi masyarakat turut aktif mencegah penularan virus dilingkungannya.

Lonjakan setiap hari pasien positif covid-19 di Kabupaten Jember terus bertambah meski sebagian diantaranya telah dinyatakan sembuh oleh tim medis. Data terbaru Di Kabupaten Jember Rabu (15/7/2020) tercatat 5 kasus baru sehingga total menjadi 181 kasus terkonfirmasi Covid-19.

Dengan demikian, tetap dibutuhkan adanya pencegahan yang melibatkan partisipasi tokoh masyarakat maupun pemuda agar ikut menyebarluaskan pentingnya melakukan pencegahan terhadap Covid-19.

Melalui kegiatan Promkes PHBS, Klinik Pratama PMI Kabupaten Jember menerjunkan empat tim yang tersebar di kampung kampung, pasar tradisional, pondok pesantren dan tempat kerumunan warga di 31 Kecamatan dengan pendekatan humanis dan persuasif petugas PMI membagikan masker kepada warga yang diketahui tidak menggunakan masker sekaligus tata cara pemakaian yang benar.

Selain itu memasang poster-poster himbauan berprilaku hidup bersih dan sehat ditempat-tempat strategis dengan harapan kegiatan tersebut menambah kesadaran dan mengajak masyarakat sekitarnya  untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan sehingga mempersempit penyebaran virus covid-19 dilingkungannya masing masing." Ujar Kepala Klinik PMI Jember, drg. Ayu Dwi Anggraheni yang memimpin langsung kegiatan promkes.

Secara kontiyu petugas Klinik Pratama PMI Jember menyapa warga dan mengajak tokoh dikampung-kampung untuk ikut berperan aktif memerangi virus dengan mengajak dan saling mengingatkan masyarakat sekitarnya bagaimana pola hidup sehat dan bersih, bahkan jika ada keluhan bisa ditanyakan langsung,” tambah drg. Ayu Dwi Anggraheni, Rabu (15/07/20).

Sasaran hari ini Kecamatan Umbulsari dan Rambipuji dengan mendatangi pondok pesantren Nurul Qur'an, pasar tradisional, pengguna jalan raya, warung kopi, bahkan kegiatan di desa yang banyak warga berkumpul kita sapa didampingi Ketua PMI Kecamatan Rambipuji dan Umbulsari.

Dua Kecamatan tersebut merupakan sasaran ke sepuluh dari 31 Kecamatan yang tersebar di kabupaten Jember, dan kegiatan yang sama besok (Kamis,16/7/2020) petugas Klinik Pratama PMI Jember melanjutkan sosialisasi PHBS di kecamatan Balung dan Sukorambi. Program tersebut dilakukan terus menerus mengingatkan masyarakat agar terus waspada dan menjalankan protokol kesehatan dilingkungan masing-masing

Selain program Promkes PHBS, PMI Kabupaten Jember berkomitmen untuk terus membantu pemerintah melakukan pencegahan penyebaran covid-19 dan penyakit lain yang harus diwaspadai ditengah pandemi Covid-19 seperti Demam Berdarah Dengue (DBD)."ungkapnya. (Her/hms)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...