Langsung ke konten utama

Tiga Pilar Gumukmas Gelar Operasi Yustisi Secara Humanis

 


Jember,kabarejember.com  

- Muspika Gumukmas menggelar operasi Yustisi di pasar Desa Mayangan, Kecamatan Gumukmas, Selasa (13/10/'20) pagi. 


Operasi gabungan yang diikuti tiga pilar yaitu Polsek, Kecamatan, dan Koramil bersama anggotanya masing-masing ini mengedepankan pendekatan secara humanis terhadap warga yang tidak memakai masker.


Pantauan kabarejember.com di lapangan, operasi yustisi di pasar desa Mayangan ini sengaja  dilakukan pada hari Selasa. Karena kebiasaan di desa Mayangan pasaran desa diadakan setiap hari Selasa. 


Kehadiran Muspika Gumukmas bersama anggotanya, sontak membuat para penjual, pembeli, maupun masyarakat yang lalu lalang sedikit terkejut. 


Beberapa orang yang terjaring operasi yustisi di berikan peringatan dan hukuman. Secara santun petugas memberi peringatan dan pengarahan kepada warga yang tidak bermasker. Hukuman ringan tetapi membangkitkan nasionalisme diberikan, berupa menyanyikan lagu-lagu kebangsaan atau mengucapkan Pancasila. 


Hukuman fisik ringan  berupa push up terkadang diterapkan. Tetapi pada prinsipnya dalam operasi yustisi dilakukan secara humanis. Setelah diberi sanksi kemudian warga disuruh memakai masker, bagi yang tidak membawa masker petugas memberikan masker secara gratis.


Mewakili Muspika, Camat Gumukmas Imam Sudarmaji, mengatakan operasi yustisi digelar sebagai upaya untuk mengingatkan masyarakat bahwa covid-19 masih ada. Maka diminta masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran covid-19.


Imam berjanji Operasi Yustisi akan terus berlanjut sampai pandemi covid-19 berakhir. Tempat-tempat keramaian dan kerumunan menjadi prioritas utama kami. "Harapannya masyarakat tidak lengah karena covid-19 masih ada. Tetap mematuhi protokol kesehatan yaitu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak merupakan cara yang ampuh untuk mencegah penyebaran covid-19."pungkas Imam. (heri)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...