Langsung ke konten utama

Data Status Naker WNA PT Imasco Berbeda



Jember, Merdekanews.net   --- Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jember Said Noviansyah saat ditemui awak media di ruangannya, Rabu (17/2/2021) menegaskan bahwa, bisa jadi sisanya itu yang dibawa Kontraktor, PT Imasco mendaftarkan sebanyak 59 orang, sisanya ini ada di Sub kontraktornya. " Di kita kan ada nama PT nya," kata  Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jember Said Noviansyah. 


Data di sub kontraktornya 28 orang, itu di Perusahaan lain, namun domisilinya di PT Imasco Asiatic. "Di PT Imasco itu ada 3 perusahaan, 28 TKA di PT Arta, satunya apa mandiri atau apa gitu, lupa saya, jadi waktu pemeriksaan lokasinya semua TKA itu di Imasco, jadi campur gitu." katanya


PT Imasco ini tertib melaporkan TKA, kita sudah dua kali berkunjung. "Kita yakin TKA nya dijamin tidak Ilegal, sebab pemerintah saat ini telah melarang pihak asing datang ke Indonesia, yang resmi saja tidak boleh apalagi yang tidak resmi, Imigrasi kan yang mengeluarkan izin tinggal," katanya


Untuk memastikan ke simpang siuran data itu, secepatnya akan kroncek ke PT Imasco, karena Covid-19, kita rencanakan dengan tepat. "Soalnya di sana harus SWEB, kalau tidak Pandemi, kita rutin setiap bulan Kors ceck kesana, karena Covid -19 kita tidak bisa banyak bergerak," jelasnya


Harapan Said, Imasco sukses di Indonesia dan mampu menggenjot ekonomi daerah, tetapi harus mampu menyesuaikan kondisi warga sekitar. "Memahami karakter masyarakat Indonesia, Memang tenaga ahli kita sedikit, tetapi kan bisa diberdayakan atau di Training," tandasnya.


Simpang-siurnya  jumlah TKA PT Semen Imasco juga dibenarkan oleh Kepala Dinas tenaga Kerja (Disnaker) Pemerintah Kabupaten  (Pemkab) Jember Bambang Edy Santoso saat dikonfirmasi di ruangan kerjanya, pada hari ini Kamis (18/2/2021).


Perbedaan Data itu diketahui saat pihak perusahaan singa merah itu memperbarui jumlah TKA nya ke kantornya hari ini. "Telat sampean wes, baru saja kesini (Pihak Manajemen PT Imasco), ada sekitar 10 menitan. Jadi yang sekarang TKA bekerja di Imasco ada 65 orang." Kata Bambang


Terkait perbedaan data dengan Imigrasi Bambang mengaku, tidak mengetahui, diduga TKA didaftarkan dari kantor pusat. "Kalau tanya urusan tenaga kerja ya tak jawab, kalau soal Imigrasi saya tidak tahu apakah daftarnya lewat pelabuhan atau dari pusat, yang disini ya data disini," Terangnya


Bambang juga mengamini di PT Semin Imasco ada Sub kontrak, hanya satu yaitu PT Sinoma , yang ain tidak tahu dan TKAnya pun berdomisili di pabrik yang sama. "Yang di Subkon ada 7 TKA yang baru saja di laporkan. Yang subkon hanya Sinoma titik jangan di tambahi,"tegasnya. 


Dengan demikian bukan hanya Jumlah TKA yang berbeda, tetapi nama Subkonnya pun juga ada perbedaan. Sub kontrakby yang terdaftar di Disnaker bernama PT Sinoma, sedangkan di Imigrasi bernama PT Arta dan dua nama subkon lain. (jekytidwan/misdi) 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...