Langsung ke konten utama

Kapolres Lumajang Hadiri Deklarasi Open Defecation Free



Lumajang,Merdekanews.net  ---- 

Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto seno, S.I.K., M.Si menghadiri Deklarasi Open Defecation Free (ODF) di Kabupaten Lumajang.


Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Arya Wiraraja, Kabupaten Lumajang, Rabu (24/3/2021).


Acara tersebut dihadiri Bupati Lumajang Thoriqul Haq, M.ML, Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K.M.Si, dan Dandim 0821 Lumajang Letkol Inf Andi Andriyanto Wibowo, S. Sos,. M.I. Pol, dan Sekretaris Dinas Kesehatan Prov. Jatim sekaligus Ketua Tim Verifikasi Lapangan ODF Hartanto, SKM, M.Si.


Sekertaris Dinas Kesehatan Provinsi Jatim sekaligus Ketua Verifikasi Lapangan ODF mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Lumajang karena ditengah kesibukan menanggulangi Covid 19, masih memprioritaskan Kab. lumajang menjadi kabupaten ODF.


"Kami juga mengucapkan banyak terima kasih kepada Tim Verifikasi yang telah turun Ke 7 Kecamatan, 14 Desa yang dikunjungi dan masing-masing Desa 2 Kepala Keluarga yang menjadi sample meskipun ada sedikit yang menjadi catatan namun hal tersebut akan diperbaiki," tuturnya.


Walaupun ada sedikit catatan Kabupaten Lumajang telah menjadi Kab Lumajang ODF Jawa Timur yang ke 17 diantara 38 Kab./Kota di Jatim dan semoga dengan Kab. Lumajang ODF menjadi Kab. sehat.


"Kami mendorong untuk menjadi Kab. ODF karena di daerah ada hubungannya dengan penyakit menular yang masih belum terbiasa menggunakan jamban dan berharap dengan adanya ODF penyakit menular semakin menurun," harap Hartanto.


Sementara itu, Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengatakan, ODF tahun 2021 merupakan kerja keras bersama OPD, Camat, Puskesmas dan masyarakat, tentu ini bukan hal mudah karena saat ini kita menghadapi Covid 19.


"Kami mengucapkan banyak terima kasih karena  bisa merealisasikan Kab. Lumajang bisa menjadi Kabupaten Sehat," ujarnya.


Cak Thoriq juga mengapresiasi atas kinerja puskesmas yang telah melaksanakan Deklarisasi ODF ke masing-masing Desa.


"Kami akan segera menuntaskan dan menyelesaikan dalam waktu dekat atas catatan-catatan dari tim Verifikasi lapangan ODF," tuturnya.


Bupati Lumajang berharap  dengan Kab. Lumajang menjadi Kab. ODF seluruh potensi layanan kesehatan betul-betul dirasakan oleh masyarakat.


"Terima kasih atas kedatangan tim Verifikasi Lapangan ODF di Kabupaten Lumajang, semoga ini menjadi kebersamaan kita semua dalam melayani masyarakat yang lebih baik," pungkas Thoriq.


Setelah acara Verifikasi Lapangan Dilanjutkan Deklarasi ODF (Open Defecation Free) Lumajang selesai dilakukan Penyerahan Sertifikat ODF dari Ketua Tim Verifikasi Lapangan ODF kepada Bupati Lumajang. (misdi) 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...