Langsung ke konten utama

Kapolres Lumajang Kukuhkan Kepengurusan Da'i Kamtibmas

LUMAJANG, merdekanews.net ----Polres Lumajang menggelar pengukuhan Da’i Kamtibmas Polres Lumajang dan Polsek jajaran periode 2020 hingga 2024 di Aula Gedung Sarpras Polres Lumajang, Kamis (27/5/2021).


Pengukuhan tersebut dihadiri Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno,  SIK., MSi, Kasat Binmas Polres Lumajang AKP Totok Sudarsono,  Ketua MUI Kab. Lumajang KH. Ahmad Hanif, Kepala Kemenag Lumajang yang diwakili oleh Kasi Bimas Kemenag Lumajang H. Sudihartono, S.Ag., M.Si, dan  Ketua PCNU Kab. Lumajang H. Mochamad Mas'ud.


Selain itu, kegiatan tersebut juga dihadiri perwakilan pengurus Da'i kamtibmas baik pengurus Dai Kamtibmas tingkat Polres dan polsek jajaran 49 orang.


Dengan terbentuknya kepengurusan Da'i Kamtibmas, AKBP Eka Yekti Hananto Seno mengucapkan terimakasih atas terselenggaranya kegiatan pengukuhan Da’i Kamtibmas Polres Lumajang.


"Dengan dikukuhkannya Da’i Kamtibmas Polres Lumajang semakin membangun sinergi antara pihak Kepolisian dan Ulama dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,"harapnya.


Untuk itu, pihaknya mewakili Polres Lumajang sangat mengharapkan bantuan para ulama untuk tentu menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, keamanan dan ketertiban masyarakat.


"Bahwa himbauan kami kepada warga masyarakat tidak selalu diterima dengan baik atau mungkin kurang dipahami dengan baik oleh warga Lumajang. Khususnya yang menyangkut dengan segi-segi keagamaan tentunya kemampuan kami banyak mengalami keterbatasan," Tutur AKBP Eka Yekti.


Diketahui, Polsek yang berada di Kecamatan tidak semua atau mungkin banyak yang kurang menguasai kaidah-kaidah keilmuan agama. 


"Disinilah peran bapak-bapak alim ulama’ kami wadahi maksudnya untuk menyampaikan agar diterima secara baik dan dipahami oleh warga Kabupaten Lumajang," tutur Kapolres.


Lanjut Eka, terkait maraknya aksi pencurian di bulan-bulan akhir ini, seperti di dalam rumah, di depan rumah, disamping rumah, untuk itu kepada Da'i kamtibmas untuk menyampaikan kepada masyarakat agar turut menjaga keamanan lingkungan.


"Da'i kamtibmas juga menyampaikan, agar masyarakat mengunci pagar rapat-rapat, mengunci pintu rumah rapat-rapat dikunci doble, sepeda dikasih GPS, dikunci ganda, Itu menjaga harta bendanya sendiri kadang-kadang warga itu ceroboh atau lalai. Itu menimbulkan niat jahat orang untuk mencuri yang pertama keinginannya bertamu jadi ngambil motor," terang Kapolres dalam sambutannya.


Diketahui selama dua bulan kabupaten Lumajang berada di zona kuning. Pada hari raya Lebaran kemarin tidak terjadi  lonjakan covid di Lumajang, tidak ada kluster baru.


"Bapak-bapak penyuluh agama, takmir masjid juga saya yakin berperan. Karena upaya kita bersama Alhamdulillah Lumajang masih kuning, saat ini sudah banyak rumah sakit yang kosong tinggal satu dua saja. Yang tertular satu baru juga hanya satu dua kadang kosong," kata Eka Yekti.


Dalam sambutannya, Kapolres menambahkan, terkait berita-berita hoax, untuk itu Da'i kamtibmas untuk menyampaikan kepada masyarakat bahwa berita-berita bohong jangan cepat dipercaya.


"Apabila menerima share atau kiriman berita itu dibaca benar-benar, kalau meragukan jangan di share," imbuhnya.


Terkait masalah radikalisme, pluralisme, aliran-aliran yang tidak sesuai dengan paham Pancasila, Da'i Kamtibmas harus sampaikan kepada warga masyarakat antisipasi jangan mudah terpengaruh. 


Kapolres Juga menuturkan bahwa Kamtibmas di wilayah Lumajang dapat tercipta atas peran serta Da'i kamtibmas dalam menjaga kondusifitas Kabupaten Lumajang.


"Sehingga sangat tepat jika para Da'i dapat membantu Polri dalam mengelola kamtibmas," tuturnya.


Terakhir, AKBP Eka Yekti menyampaikan, saat ini pesantren sudah banyak yang kembali, Da'i Kamtibmas menyambangi pesantren, dan menyampaikan bahwa santri yang kembali harus membawa keterangan sehat bebas covid.


"Untuk pondok pesantren yang santrinya ribuan, sama-sama kita awasi kita sampaikan pada pengurus, tetap Prokes harus kita patuhi di lingkungan Ponpes, karena mereka kegiatan belajar bersama-sama, ibadah juga bersama-sama, tentunya kita tidak tau ada kluster baik itu sekolah formal atau pondok pesantren," tutup ungkapnya.


Sementara itu, Kasi Binmas Islam mewakili  Kemenag Kab. Lumajang,  H. Sudihartono , S.Ag.,M.Si dalam sambutanya sangat mengapresiasi kepada  Kapolres dan Jajaran atas pengukuhan Da'i kamtibmas Polres Lumajang.


"Kami mendukung penuh Program Kapolres dalam Da'i Kamtibmas demi menjaga kerukunan bermasyarakat," ujarnya.


Sudihartono juga menyampaikan, dengan dibentuknya atau dikukuhkannya Da'i Kamtibmas di Lumajang ini akan semakin cepat bisa tertangani bisa semakin cepat terlaksana dengan melalui program-program yang sudah tentunya menjadi agenda dari pengukuhan Da'i Kamtibmas ini. 


"Kami juga akan bersama-sama bergandengan tangan untuk bisa menjaga ketertiban yang ada di Lumajang ini tentunya persoalan-persoalan yang disebutkan ini kami juga akan bekerja sama tentunya akan bergandengan tangan dengan Polres Lumajang," tuturnya.


Ketua MUI Lumajang KH. Ahmad Hanif dalam sambutanya mengatakan, menyambut baik atas terbentuknya Da’i Kamtibmas di wilayah Polres Lumajang, 


"Kami mengimbau kepada pengurus agar mengedepankan Kamtibmas dalam menyampaikan dakwah sesuai dengan tempat dan waktu untuk berdakwah," ujarnya.


Sementara itu, Ketua PCNU Lumajang KH. M.Mas'ud, S.Ag, M.Pdi menyampaikan, Terutama situasi kondisi kali ini memang manfaatkan untuk beradaptasi dengan di situasi pandemi covid-19, bagaimana dai kita juga bisa berperan.


"Dengan situasi ini kita di tuntut berdakwah media sosial, secara daring, dan virtual, sebagian sahabat da'i sudah berperan, Yang penting juga yang kita jaga berbangsa bernegara dan beragama sekaligus memliki kesadaran yang sama. 


Sebenarnya mereka ini sudah menjadi da'i, menjadi tokoh ditempat masing-masing," ujarnya.


Rasanya forum ini menyamakan agenda, agendanya apa yang sudah diarahkan Kapolres, MUI, Kemenag dan sama-sama dari sisi pemerintahan.


"Katakanlah Umaroh dan juga ulama ingin menyamakan agenda. Ketika  agenda itu sama dan ada kepahaman, maka saya optimis kedepan Lumajang selaku kondusif selalu baik, dan membangun masyarakat yang bermartabat," pungkasnya.


Pengukuhan pengurus Da'i Kamtibmas Polres Lumajang ditandai dengan pemasangan Jas Da'i Kamtibmas, Kopyah dan Pin Dai oleh Kapolres Lumajang dan Kasat Binmas kepada ketua Da'i Kamtibmas. (Humas) 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...