Langsung ke konten utama

Klarifikasi Berita Hoax, Kapolres Lumajang : Pengrusakan di Ranupani bukan Posko PPKM Mikro, Namun Poskamling

 


LUMAJANG - Tak terima acara selamatan adat tengger entas entas dibatasi PPKM Darurat, ratusan warga Suku Tenggar di Desa Ranupani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang melakukan protes hingga merusak sejumlah fasilitas umum.


Pengerusakan dilakukan oleh ratusan warga setelah Forkopimca Senduro didampingi Kepala Desa Ranupani mendatangi lokasi kegiatan adat tersebut untuk dihentikan


Namun Warga yang tak terima langsung melakukan perusakan 4 bangunan pos, dan warga meminta kades Ranupani untuk mengundurkan diri.


Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno membenarkan peristiwa terkait perusakan fasilitas umum di Senduro.


"Kejadian itu berawal dari kekecewaan warga desa Ranupani kepada kepala desanya yang tidak mampu mengkomunikasikan aturan PPKM Darurat ini dengan kegiatan adat warga desa Ranupani," Ujarnya kepada sejumlah awak media, Selasa (13/7/2021) malam 


Kapolres menyampaikan, adat entas entas yang dilaksanakan setiap tahun yang digelar oleh warga desa Ranupani sehingga ketidakmampuan kepala desa memperhatikan aturan PPKM Darurat dengan adat warga sekitar sehingga menjadi kesalah pahaman warga desa tersebut.


Sehingga kekecewaan itu di lampiaskan dengan melakukan pengerusakan terhapap pos keamanan atau pos kamling yang ada di desa Ranupani.


"Yang dirusak ada 3 pos keamanan Desa, jadi disini bukan pos PPKM Mikro yang dirusak warga," terang Eka Yekti.


Lanjut Dikatakan Kapolres, bahwa Polres Lumajang bersama Bupati Lumajang akan melakukan mediasi pertemuan dengan tokoh masyarakat dan warga Ranupani untuk mengetahui asipirasi keinginan warga.


"Situasi saat ini sudah kondusif, acara adat desa masih digelar sehingga nanti setelah selesai kami akan menggelar mediasi dengan warga sehingga dapat solusi atau jalan keluar," tuturnya.


Ketika ditanya terkait video beredar mobil Polisi di rusak di Ranupani itu tidak benar, itu kejadian ada di wilayah Kabupaten yang lain.


"Jadi kejadian diranupani digabungkan dengan video lain yang tidak ada kaitannya yang terjadi diwilayah lain," ujar Kapolres.


Pelaku yang menyebarkan video hoax akan dilakukan upaya hukum.


"Kita masih melakukan penyelidikan yang jelas penyebar video hoak segera kita lakukan upaya hukum," pungkasnya. (Humas Polres Lumajang)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...