Langsung ke konten utama

Pimpin Apel Gabungan Tiga Pilar, Kapolres Lumajang Tekankan Patroli Wilayah Pantau Penerapan PPKM Level 4



LUMAJANG-Polres Lumajang melaksanakan apel gabungan personil Kompi A Polres Lumajang dalam rangka antisipasi kejadian kriminalitas dan penerapan PPKM Level 4 di wilayah Kabupaten Lumajang.


Apel tersebut dilaksanakan di halaman Mapolres Lumajang, Senin (27/7/2021) malam, dipimpin langsung Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto SIK.M.Si.


Apel diikuti personil Polres Lumajang, Kodim 0821, dan Satpol PP Kabupaten Lumajang.


Dalam arahannya Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto SIK.M.Si menyampaikan, bahwa Presiden Jokowi sudah mengumumkan memperpanjang Pemberlakuan Pengetatan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 hingga 2 Agustus 2021.


"Dengan diperpanjangnya PPKM ini ada kelonggaran-kelonggaran tidak seketat yang pertama dan yang kedua," katanya.


Eka Yekti menyampaikan untuk Patroli Operasi Yustisi penegakan PPKM tetap dilaksanakan setiap hari.


"Untuk pembatasan mobilitas disekitaran kota Lumajang tetap di berlakukan baik itu siang maupun malam.


Sedangkan untuk lampu sudah mulai dinyalakan hanya sekitaran alun-alun Lumajang masih harus dimatikan," ujarnya.


Kapolres menegaskan, kegiatan patroli Yustisi PPKM level 4 terus dilaksanakan untuk mencari kerumunana-kerumunan warga, kemudian memberikan himbauan untuk membubarkan diri.


"Patroli mencari kerumunan warga untuk himbauan dan penekanan serta tetap memberikan sanksi sosial apabila ada yang melanggar," tegasnya


Apabila dalam patroli menemukan anak muda nongkrong tidak menggunakan masker langsung diberikan sanksi sosial disuruh menyapu jalanan.


"Jadi sanksi yang diberikan pelanggar adalah menyapu dengan memakai rompi layaknya petugas kebersihan," imbuh Kapolres.


Lanjut Eka, pelaksanaan patroli di tempat warung dan cafe memberikan untuk himbuan dan untuk tetap menjaga jarak, karena warung dan cafe diperbolehkan buka, dan boleh makan di tempat.


"Kalau sudah mulai penuh ya disuruh pergi, karena kelonggaran boleh makan ditempat, namun tidak boleh lama-lama atau tidak berkerumun," ungkap dia.


Lebih lanjut Kapolres menambahkan, selain itu untuk melaksanakan patroli dipinggiran kota untuk mengantisipasi kriminalitas, seperti balap liar dan begal/kejahatan jalanan.


"Personel Patroli juga bergerak ke Rumah Sakit apabila ada gejolak atau Pasien atau Jenazah Covid 19 yang ingin pulang paksa tanpa Prokes oleh keluarga," tukasnya.


Usai melaksanakan apel, kemudian petugas gabungan melaksanakan patroli penegakan PPKM serta antisipasi kejadian Kriminal Di wilayah Kecamatan Kota Lumajang, Kecamatan Sukodono dan Sumbersuko.


Hasilnya, patroli secara mobile sudah banyak warga sudah mematuhi penerapan PPKM. (Humas Polres Lumajang)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...