Langsung ke konten utama

Hampir 1000 Buruh dan Karyawan PT. Semeru Makmur Kayunusa Mendapat Vaksinasi



LUMAJANG- Dalam rangka percepatan vaksinasi nasional, Polres Lumajang kembali menggelar Gerai Vaksin Merdeka TNI-Polri di PT. Semeru Makmur Kayunusa Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang. Rabu (22/9/21)


Vaksinasi yang digelar dalam rangka percepatan vaksinasi nasional ini menyasar 952 orang Buruh dan Karyawan PT. Semeru Makmur Kayunusa yang mendapat vaksinasi dosis ke-2.


Selain itu, saat ini di Lumajang juga dilaksanakan vaksinasi serentak untuk Pelajar, Buruh dan Karyawan serta masyarakat yang dilaksanakan oleh tenaga Vaksinator dari Urkes Polres Lumajang, tenaga vaksinator Puskesmas, dan didukung relawan dari Akper Lumajang dengan target pencapaian 2000 orang.


Vaksinasi tersebut dilaksanakan di beberapa tempat secara bersamaan diantaranya di Balai Desa Ranubedali Kecamatan Ranuyoso, Balai Desa Wonokerto Kecamatan Gucialit, MTS dan MA Darul Falah Karangbendo Kecamatan Tekung, dan Puskesmas di Kabupaten Lumajang. Kegiatan vaksinasi ini diawali dengan tahapan Screening, Registrasi, Vaksinasi dan Observasi.


Melalui Kasubsipenmas Humas Polres Lumajang Aipda Ari Wibowo, S.H., Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K., M.Si. menghimbau kepada seluruh Pelajar, Buruh, dan Masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat, walaupun telah mendapatkan vaksin baik tahap 1 maupun tahap 2, dan kendati angka penularan covid-19 di Lumajang sudah menurun namun seluruh masyarakat dari semua lapisan wajib tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. 


Ari mengatakan bahwa pada kesempatan itu juga Kapolres berkesempatan menyampaikan pesan bapak Kapolda Jatim Irjen Pol DR. Nico Afinta, S.I.K, S.H. M.H. tentang pentingnya menerapkan prokes 3M dan 3T dalam menghadapi masa pandemi Covid-19.


"Ya, bapak Kapolres tadi berkesempatan menyampaikan pesan bapak Kapolda Jatim bahwa mari kita semua selalu meningkatkan kesadaran dengan terus menerapkan prokes, mari kita jaga Jawa Timur ini khususnya Kabupaten Lumajang dengan 3M dan 3T, yaitu bagaimana kepatuhan terhadap protokol kesehatan, utamanya memakai masker, penguatan terkait dengan testing, tracing dan tentunya ditindaklanjuti dengan treatment yang ada," papar Ari.


"Yang paling penting adalah bagaimana kita mewujudkan kekebalan komunal, meningkatkan imunitas masyarakat dengan percepatan vaksinasi. Kita berharap dengan itu maka laju pertumbuhan covid-19 betul-betul bisa dikendalikan dan pertumbuhan ekonomi bisa kembali kondusif," imbuh Ari menyampaikan pesan Kapolres Lumajang.


“Tadi bapak Kapolres Juga berpesan bagi masyarakat Lumajang yang hingga sekarang ini belum mendapatkan vaksinasi, jangan enggan untuk mendatangi gerai vaksinasi merdeka yang kami gelar, mari sukseskan program vaksinasi nasional ini, dan jangan lupa unggah aplikasi Peduli Lindungi, semoga upaya kita bersama TNI, tenaga Kesehatan, Pemerintah dan para Relawan ini membuahkan hasil maksimal sehingga kita segera terbebas dari masa pandemi Covid-19,” tutupnya. (Humas Polres Lumajang)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...