Langsung ke konten utama

Kapolres siapkan Bhabinkamtibmas yang Berintegritas dalam Apel Kesiapan Penyaluran Bantuan Tunai bagi PKL dan Pelaku UMKM

 


            Lumajang -Polres Lumajang melaksanakan apel kesiapan dan penandatanganan pakta integritas dalam rangka penyaluran Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW) di halaman Mapolres Lumajang. Senin (13/9/21)

        Apel kesiapan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K., M.Si. dan ikuti seluruh Bhabinkamtibmas jajaran Polres Lumajang yang akan mengawal penyaluran bantuan tunai tersebut.

        Melalui Kasubsipenmas Humas Polres Lumajang Aipda Ari wibowo, S.H saat dikonfirmasi, bahwa apel tersebut merupakan bentuk kesiapan Polres Lumajang dalam rangka mensukseskan Program Pemerintah untuk menyalurkan bantuan kepada PKL dan pelaku UMKM yang terdampak di masa pandemi ini. 

        Penyaluran bantuan tunai kepada PKL dan pelaku UMKM tersebut dipercayakan pelaksanaannya kepada Polri, untuk itu dalam rangka mengemban kepercayaan ini Polres Lumajang melaksanakan penandatanganan pakta integritas oleh para Bhabinkamtibmas yang bertugas dalam penyaluran bantuan tunai nantinya. 

        Dalam amanatnya Kapolres menyampaikan bahwa baru Polres Lumajang yang pertama melaksanakan apel penandatanganan pakta integritas ini dengan maksud untuk memberikan kepercayaan kepada masyarakat dalam mengawal BTPKLW, para Bhabinkamtibmas penyalur BTPKLW ini wajib memiliki integritas tinggi dalam mengemban tugas. 

        Kapolres menekankan bahwa jangan sampai ada pelanggaran, Bhabinkamtibmas dilarang untuk menerima imbalan dalam bentuk apapun, bahkan jika para penerima nantinya dengan ikhlas memberikan sebagian uang dari bantuan tunai tersebut.

        Kapolres juga menegaskan bahwa dalam rangkaian mekanisme penyaluran BTPKLW ini Bhabinkamtibmas harus teliti, data yang telah diverifikasi harus valid dan tidak boleh ada yang fiktif, selain itu Bhabinkamtibmas wajib melaporkan setiap kegiatannya kepada pimpinan melalui aplikasi BTPKLW PUSKEU PRESISI.

        Bantuan tunai kepada PKL dan UMKM ini, sedianya akan disalurkan kepada 3500 penerima BTPKLW di Kabupaten Lumajang dengan mekanisme yang telah ditentukan oleh Pemerintah. Mekanisme awal yaitu Bhabinkamtibmas mendatangi calon penerima kemudian melakukan pengecekan sesuai KTP, kemudian memfoto dan mengunggah melalui aplikasi pada HP, selanjutnya data tersebut diverifikasi oleh server BPUM, setelah dinyatakan valid maka dikeluarkan penetapan daftar penerimanya, selanjutnya administrator membuat undangan kepada calon penerima yang sudah ditetapkan untuk menerima bantuan tunai tersebut.

        Agar bantuan tunai bagi PKL dan pelaku UMKM ini tepat sasaran, maka dilakukan verifikasi data guna memperoleh data yang valid sehingga tidak terjadi kesalahan dan duplikasi data.(Humas Polres Lumajang)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...