Langsung ke konten utama

Iptu Sartono “DALANG” Wakultas ( Wayang Kulit Lalu Lintas ) cara unik dan menarik edukasi masyarakat tertib lalu lintas



Setiap orang mendambakan berlalu lintas secara aman dan nyaman, hal tersebut dapat terwujud apabila seluruh pengguna jalan selalu mematuhi aturan berlalu lintas sehingga orang lain tidak terganggu oleh perbuatan oknum yang tidak betanggung jawab.

Berbagai upaya untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat agar tertib berlalu lintas terus menerus dilakukan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia diseluruh nusantara.

Cara menarik dan unik mengedukasi masyarakat untuk tertib lalu lintas di wilayah Jombang dilakukan oleh Iptu Sartono Perwira Lantas Jombang yang menjabat sebagai Kaurbinops Satlantas Polres Jombang dengan menggunakan media wayang.

“ Saya melihat masyarakat Jawa Timur yang sangat familier dengan kesenian wayang, merasa kesenian ini bisa menjadi media yang lebih efektif untuk menyampaikan pesan-pesan keselamatan lalu lintas “, ujar Iptu Sartono 


Dengan blangkon di kepala, bersabuk putih sang KBO Lantas Aiptu Sartono nampak piawai memainkan tokoh wayang kulit Gareng di hadapan para pengguna jalan, sosok Gareng yang digambarkan tengah mengendarai sepeda motor itu mencoba menyampaikan banyak hal terkait keselamatan di jalan raya, seperti bahaya menggunakan ponsel saat berkendara, pentingnya memakai helm, pengetahuan tentang rambu lalu lintas, hingga yang terbaru larangan belok kiri di persimpangan tanpa rambu tambahan.

Wayang Kulit Lalu Lintas (Wakultas), begitulah sebutannya. "Kami harapkan bisa menyampaikan pesan-pesan lebih efektif terkait pentingnya keselamatan di jalan, pengguna jalan itu tidak boleh main-main berkendara, aturan dan etika untuk keselamatan harus dipatuhi masyarakat," terangnya.

Pantauan kontributor, Wakultas yang disuguhkan polisi ini sukses menarik perhatian para pengguna jalan di simpang 4 Kebonrojo, warga pengguna jalan nampak antusias menyimak imbauan-imbauan yang dilontarkan oleh Aiptu Sartono, Tak sedikit yang tersenyum melihat tingkah lucu tokoh Gareng.


"Ini (Wakultas, red) cara yang unik sekali, saya jadi menyimak apa yang disampaikan pak polisi tadi," ungkap Rony Suhartono, salah seorang pengguna jalan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...