Langsung ke konten utama

Program Pemkab Muba Diduga Jadi Ajang Korupsi


Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba),Merdekanews.id Menguncurkan Dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Muba Tahun 2020 untuk warga masyarakat yang terdampak Covid-19 di Bumi Serasan Sekate, diduga menjadi ajang korupsi. 
Disebutkan, pencairan dana tersebut diberikan pemkab Muba selama tiga bulan melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI) Sekayu (by name by Addrees). 
Pada kenyataannya, puluhan masyarakat bumi serasan Sekate yang terdampak Covid-19 mengaku, BRI Sekayu hanya mentransfer dua bulan ke rekening masyarakat, bulan pertama senilai Rp. 600 dan bulan kedua Rp. 600. untuk bulan ke tiganya masyarakat mengaku tidak perna menerima ataupun mencairkan uang tersebut. 
Untuk mengetahui permasalahannya, puluhan masyarakat meminta LSM KCBI muba untuk menelusuri dan melaporkan permasalahan tersebut ke Aparat Penegak Hukum. 

Ketua LSM KCBI Muba A .Nasution membenarkan hal tersebut, dan pihaknya sudah melayangkan surat ke pihak Bank Rakyat Indonesia (BRI) Sekayu, Agar di klarifikasi terkait keluhan dan pertanyaan masyarakat, akan tetapi sampai sekarang tidak ada tanggapan dari pihak Bank BRI Sekayu, Ucap A. Nasution pada awak media Rabu 29 juni 2022

Lebih lanjut A. Nasution mengatakan, dalam waktu dekat kita Akan melaporkan permasalahan ini ke pihak Aparat penegak Hukum, pasalnya kuat dugaan ada oknum yang sengaja mengambil kesempatan dan keuntungan di mana masyarakat lagi kesusahan dampak covid 19, malah dengan sengaja oknum menggelapkan uang tersebut.

Masih A.Nasution, ini jelas ada Dugaan penggelapan, seharusnya yang terealisasi itu tiga bulan bukan dua bulan, tegas A. Nasution.
Red ( Jhony / Ak ) Merdeka News  Sum-Sel..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...