Langsung ke konten utama

Panitia lelang pengadaan barang dan jasa di ULP Ogan Ilir di duga mencoreng nama Bupati Ogan Ilir karena diduga meminta Fee proyek 2% untuk memuluskan proses lelang."



Media Merdeka News'Id, Ogan Ilir Agustus 2023. Oknum Kontraktor keluhkan proses lelang proyek di Ogan Ilir khususnya di dinas PUPR & PERKIM padahal 
kami sudah bayar fee kepada oknum panitia lelang berinisial (M) sebanyak 2% .


Tidak hanya itu saja ada juga jatah fee untuk PPK kepala dinas sebanyak 5% itu berlaku pada setiap proyek yang ada di PUPR Ogan Ilir terang salah satu kontraktor yang ingin dirahasiakan namanya, fee proyek tersebut dibayar setelah ada pencarian uang muka dan juga ada yang di bayar setelah selesai pengerjaan proyek.



Hal ini di ungkapkan oleh pihak kontraktor yang merasa kecewa dengan pihak ULP Ogan Ilir dengan mengunakan bahasa daerah: "Yongki ikak Ade info, kami ikak lah mayo fee proyek lagi lambat tayang, lalame fee itu mayo di muka 2% sue kendaknye panitia lelang ikak, di njok jatah Gale bukan panitia Bae, kalu untuk kepala dinas dengan PPK itu 5%, Ikak segale proyek ikak mayo Gale dengan panitia Tobo nyiapke PT atau CV Bae, Bayo due persen Wang situ Gale ngawekenye, nah oleh lambat ikak laju nyarei". ujar kontraktor yang ingin di rahasiakan namanya tersebut.



Menyikapi permasalahan tersebut koordinator dewan pengurus BIDIK Yongki Ariansyah, S.H akan segera menyuarakan aspirasi di depan kantor kejaksaan tinggi Sumsel.'   Yongki menduga bahwasanya setiap proyek di Ogan Ilir sudah di kondisikan pemenang lelang nya dengan fee 2% dari setiap proyek yang melalui lelang semuanya itu sudah di atur oleh panitia lelang berinisial M & M, maka oleh karena kami minta kejati Sumsel untuk memanggil semua kepala dinas, PPK & semua pihak kontraktor nya guna untuk di periksa, Pungkasnya.'




Kami juga dari BIDIK terus memantau memang ada kejanggalan pada setiap lelang jika ada perusahaan yang tidak mereka kenal, maka proyek tersebut terkadang di batalkan dan akan dilakukan tender ulang.




Dalam hal ini juga yongki juga selaku masyarakat Ogan Ilir meminta bupati Ogan Ilir untuk meninjau proses lelang secara langsung, mengingat ini sudah mulai memasuki tahun politik jangan sampai nama baik bupati Ogan Ilir tercemar oleh oknum bawahan nya yang ada di instansi atau organisasi perangkat daerah masing-masing, kami juga yakin bahwa hal tersebut tidak di ketahui oleh bupati, tutup Yongki mengakhiri wawancara di ruang kerjanya.



Sampai berita ini di tayangkan tidak ada tanggapan dari kepala ULP Ogan Ilir saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp."   (Jhony/tim)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...