Langsung ke konten utama

Menjelang Akhir Tugasnya 15 Anggota DPRD Kota Pasuruan Belum Kembalikan Leptop.

 Kota Pasuruan Merdekanews.id  Masa tugas bagi 30 anggota DPRD Kota Pasuruan periode 2019-2024, berakhir pada  hari Jumat, tanggal  30 Agustus 2024, bersamaan dengan pelantikan anggota DPRD Kota Pasuruan terpilih dalam pemilu legislatif tahun 2024.

Sekretaris DPRD Kota Pasuruan, Raden Murahanto mengatakan, Berakhirnya masa tugas anggota legislatif tersebut ditandai dengan dibacakannya Surat Keputusan Pemberhentian Anggota Legislatif daerah disertai penyerahan palu sidang kepada Pimpinan sementara dan sekaligus penyerahan aset kepada sekretariat dewan

Aset yang selama ini  menjadi fasilitas kerja anggota legislatif statusnya hanya pinjam pakai, itu harus dikembalikan ke sekretariat DPRD Kota Pasuruan. Batas akhir  pengembalian besok bersamaan dengan akhir masa tugasnya.

"Aset-aset yang harus dikembalikan berupa mobil dinas untuk pimpinan dewan dan laptop untuk seluruh anggota dewan," ujar Raden Murahanto.

Untuk mobil dinas, tambahnya, sampai hari ini, baru satu  unit yang sudah dikembalikan yakni dari Ketua Dewan H Ismail Marzuki Hasan. Sedang dua unit lagi masih belum dikembalikan yakni dari Wakil Ketua Dewan Dedy Tjahja Poernama dan Farid Misbah.

"Dua unit lainnya mungkin besok dikembalikan, karena masih dipakai untuk menghadiri acara pelantikan anggota DPRD terpilih," ucap Raden Murahanto di ruang kerjanya. Kamis (29/8/2024)

Sedangkan untuk laptop, lanjut Murahanto, sampai hari ini hanya 15 unit yang diserahkan ke sekretariat. Sisanya 15 unit lagi belum dikembalikan.

"Saya berharap anggota yang belum mengembalikan laptop  bisa kooperatif,  mengembalikan aset negara ini. Kami akan upayakan terus menagihnya.  Kalau tidak,  ini akan menjadi temuan dan catatan BPK," terangnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, bahwa sejumlah aset tersebut akan dikembalikan ke Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Pasuruan.

Ditempat berbeda, H.Ismail Marzuki Hasan mengatakan bahwa dirinya sudah mengembalikan aset-aset tersebut. " Saya sudah kembalikan mobil dan laptop ke sekretariat DPRD Kota Pasuruan. Sebab, aset-aset itu merupakan milik negara dan harus dikembalikan. Bagi anggota yang belum menyerahkan saya harap segera menyerahkan. Saya yakin teman-teman bisa kooperatif," kata Ismail via telepon seluler.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...