Langsung ke konten utama

Polisi Ketok" Hadir di Pasar Gedang Ranuyoso, Tertibkan Lalu Lintas dan Beri Himbauan Keamanan

Lumajang , Merdekanews.id  Polsek Ranuyoso Polres Lumajang kembali menggelar kegiatan rutin "Polisi Ketok" dalam rangka Operasi Ketupat Semeru 2025. Kali ini, sasaran kegiatan adalah Pasar Gedang yang terletak di Desa Wates Wetan, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang. 

Kegiatan yang dilaksanakan  beberapa hari yg lalu  di mulai pukul 06.00 WIB ini bertujuan untuk menertibkan lalu lintas di sekitar pasar serta memberikan himbauan keamanan kepada pedagang dan pengunjung.

Kapolsek Ranuyoso, Iptu Imam Soepardi, S.Pd., yang memimpin langsung kegiatan tersebut, menjelaskan bahwa program "Polisi Ketok" merupakan upaya proaktif pihaknya dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran (Kamseltibcar) lalu lintas, terutama di lokasi-lokasi yang berpotensi menimbulkan kepadatan seperti pasar tradisional.

"Hari ini kita melaksanakan kegiatan 'Polisi Ketok' di Pasar Gedang. Fokus utama kita adalah mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan akibat aktivitas jual beli di sekitar jalan. Selain itu, kita juga memberikan himbauan kepada para pedagang dan pembeli," ujar Iptu Imam Soepardi di sela-sela kegiatan.

Lebih lanjut, Iptu Imam Soepardi menerangkan bahwa personel Polsek Ranuyoso melakukan pengaturan dan penertiban terhadap para penjual dan pembeli buah agar tidak menggunakan bahu jalan sebagai tempat berjualan atau parkir. 

Selain itu, petugas juga melaksanakan patroli Turjawali (Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan, dan Patroli) serta memberikan himbauan kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap peredaran uang palsu (upal) saat bertransaksi.

"Kami juga melakukan dialog dengan warga, mengingatkan mereka untuk berhati-hati saat menyeberang jalan dan mengimbau baik penjual maupun pembeli buah untuk memanfaatkan area di dalam pasar agar tidak mengganggu arus lalu lintas," imbuhnya.

Kapolsek Ranuyoso menyampaikan bahwa hasil dari kegiatan "Polisi Ketok" ini cukup positif. Para pengemudi pengguna jalan terlihat lebih berhati-hati saat melintasi area pasar, sehingga tercipta kelancaran lalu lintas. 

Himbauan terkait kewaspadaan terhadap uang palsu juga telah tersampaikan kepada para pedagang. Selain itu, para pedagang dan pembeli buah mulai tertib bertransaksi di dalam area pasar, tidak lagi meluber hingga ke badan jalan.

"Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau kondusif, tertib, dan terkendali. Kami berharap kegiatan 'Polisi Ketok' ini dapat terus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas dan waspada terhadap potensi tindak kriminalitas," pungkas Iptu Imam Soepardi.

Polsek Ranuyoso akan terus melaksanakan kegiatan "Polisi Ketok" di berbagai lokasi rawan lainnya dalam wilayah hukumnya sebagai bagian dari upaya menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2025.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...