Langsung ke konten utama

MAY DAY RIBUAN BURUH DAN PENGUSAHA KOTA MOJOKERTO KOMPAK JALAN SEHAT BERSAMA




Kota mojokerto-Merdekanews– Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengapresiasi sinergi luar biasa yang telah terjalin antara Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo).

Hal itu terlihat saat momen Hari Buruh Internasional atau May Day tahun 2025 di Kota Mojokerto berlangsung semarak dan penuh keakraban. Ribuan pekerja, pengusaha, hingga Forkopimda kompak mengikuti kegiatan jalan sehat bersama yang digelar pada Minggu pagi (1/5). Acara ini menjadi simbol eratnya sinergi antara unsur tripartit dalam menjaga hubungan industrial yang kondusif di Kota Mojokerto.

Kegiatan jalan sehat dimulai dari GOR Seni Majapahit, menyusuri rute Jalan Benteng Pancasila, Jalan Empunala, hingga Jalan Gajah Mada, dan kembali ke titik awal. Tercatat sekitar 8.000 pekerja dari berbagai perusahaan di Kota Mojokerto turut ambil bagian dalam kegiatan ini.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengapresiasi sinergi luar biasa yang telah terjalin antara Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo).

“Saya berterima kasih kepada SPSI dan Apindo yang selama ini telah menjaga hubungan baik yang luar biasa. Di Kota Mojokerto, dalam beberapa tahun terakhir, hubungan industrial terjaga sangat kondusif,” ungkapnya.

Pada kesempatan ini, sosok yang akrab disapa Ning Ita tersebut juga menyerahkan berbagai santunan dari BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris, di antaranya santunan jaminan kematian, jaminan hari tua, jaminan pensiun, dan jaminan kecelakaan kerja.

Tak hanya fokus pada pekerja formal, Pemkot Mojokerto juga memberikan perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan seperti tukang becak, ojek, parkir, hingga RT se-Kota Mojokerto, dengan total penerima sebanyak 7.131 orang.

Dalam konteks tantangan ekonomi global yang sedang tidak menentu, Ning Ita menegaskan komitmen Pemkot Mojokerto dalam membuka peluang kerja seluas-luasnya bagi masyarakat usia produktif. Bersama Balai Latihan Kerja Provinsi Jawa Timur, pemerintah memberikan pelatihan keterampilan seperti menjahit, memasak, elektronik, hingga keahlian digital.

“Kami juga memberikan program bimbingan jabatan bagi siswa-siswi SMK se-Kota Mojokerto untuk membekali mereka dengan soft skill agar siap kerja setelah lulus,” tambahnya.

Sebagai bagian dari rangkaian memperingati Hari Jadi Kota Mojokerto, Pemkot juga akan menggelar Job Fair pada Juni 2025, yang diikuti oleh berbagai perusahaan besar.

“Manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. Bagi warga Kota Mojokerto yang memiliki kompetensi, ini adalah momentum emas untuk melamar pekerjaan sesuai bidang yang diminati,” tutup Ning Ita.

Jalan sehat semakin meriah, sejumlah peserta hadir dengan kostum unik seperti ayam, domba, dan maskot perusahaan masing-masing. Penampilan barongsai, live musik, serta bazar UMKM dan Doorprize menarik turut menyemarakkan acara.(Nik)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...