Langsung ke konten utama

Polsek Ranuyoso Gelar Program "Polisi Ketok"


LUMAJANG , Merdekanews.id  Pagi yang cerah di Ranuyoso diwarnai dengan kehadiran personel kepolisian yang sigap mengatur lalu lintas dan berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Anggota Polsek Ranuyoso melaksanakan program "Polisi Ketok" melalui kegiatan pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli (Turjawali) di Jalan Raya Pasar Gedang, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang. 
Kapolsek Ranuyoso, Iptu Imam Soepardi, S.Pd., menjelaskan bahwa program "Polisi Ketok" ini adalah upaya jajarannya untuk lebih mendekatkan diri dengan masyarakat. 

"Kami ingin masyarakat merasakan langsung kehadiran polisi di tengah-tengah mereka, tidak hanya saat ada kejadian, tetapi juga dalam kegiatan sehari-hari," ujar Iptu Imam.

Ia menambahkan, sasaran utama kegiatan ini adalah kendaraan yang melintas, para pedagang buah, dan seluruh pengguna jalan di sekitar Pasar Gedang yang menjadi titik keramaian di pagi hari.

"Fokus kami pagi ini adalah memastikan arus lalu lintas lancar dan situasi kamtibmas kondusif," terang Iptu Imam. 

Selain itu, ia juga memberikan himbauan kepada para pedagang agar lebih waspada terhadap peredaran uang palsu. Edukasi langsung seperti ini penting untuk mencegah kejahatan.

Iptu Imam juga menyampaikan bahwa selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau terkendali dan kondusif, dengan tidak adanya laporan kejadian kriminal maupun non-kriminal. 

Personel yang terlibat dalam kegiatan pagi ini meliputi Iptu Imam Soepardi sendiri, Bripka Firmansyah NS, S.H., dan Bripda Hafis Fahmiansyah.

"Program "Polisi Ketok" ini diharapkan dapat terus meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi warga Ranuyoso, sekaligus mempererat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban," pungkasnya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...