Langsung ke konten utama

Polsek Ranuyoso Dukung Program Asta Cita dengan Sambang Desa.


Lumajang, Merdekanews.id Polsek Ranuyoso Polres Lumajang terus berperan aktif dalam mendukung Program Asta Cita yang digagas pemerintah, khususnya dalam bidang ketahanan pangan. 

Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan sambang desa dengan meninjau langsung proses penanaman jagung oleh petani di wilayah Kecamatan Ranuyoso.

Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolsek Ranuyoso, IPTU Imam Soepardi, S.Pd., bersama personel Polsek, dilaksanakan di lahan milik Burhanudin, warga Dusun Krajan, Desa Alun-Alun, Kecamatan Ranuyoso Kabupaten Lumajang.

Dalam kesempatan itu, jajaran Polsek melakukan pengecekan terhadap proses penanaman serta memastikan ketersediaan pupuk yang dibutuhkan petani selama masa tanam.

Menurut Kapolsek Ranuyoso IPTU Imam Soepardi, program ketahanan pangan berbasis jagung ini menjadi bagian penting dalam menjaga ketersediaan pangan di tengah masyarakat. 

“Kami ingin memastikan bahwa petani di wilayah Ranuyoso mendapat pendampingan dan motivasi dalam mengembangkan lahan pertanian, khususnya jagung. Program ini sejalan dengan Asta Cita yang salah satunya menitikberatkan pada ketahanan pangan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kapolsek menambahkan bahwa dari hasil pengecekan, ketersediaan pupuk masih terpenuhi meski sebagian besar berasal dari swadaya masyarakat.

 “Kami mendapati pupuk tersedia dan petani cukup antusias melaksanakan tanam jagung pada musim ini. Kami harap kebutuhan pupuk tetap terjaga agar proses tanam 14 hari ke depan berjalan lancar,” jelasnya.

Selain memantau ketersediaan pupuk, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat komunikasi antara aparat kepolisian dengan masyarakat. Dengan hadirnya polisi di tengah petani, diharapkan tercipta rasa kebersamaan dan semangat gotong royong untuk menjaga ketahanan pangan. 

“Kami ingin selalu hadir di tengah masyarakat, mendengarkan kebutuhan mereka, dan memastikan situasi tetap kondusif. Alhamdulillah, kegiatan berjalan tertib dan lancar,” imbuh Kapolsek.

Program ketahanan pangan melalui budidaya jagung ini mendapat respon positif dari warga. Petani menilai kehadiran aparat kepolisian memberikan dorongan moral serta rasa aman dalam mengembangkan usaha pertanian mereka.

Dengan kegiatan sambang desa tersebut, Polsek Ranuyoso tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga ikut serta mendukung kebijakan pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Lumajang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...