Langsung ke konten utama

Sat Binmas Polres Lumajang Himbau Warga Waspada Curanmor di Objek Wisata

Lumajang , Merdekanews.id Maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di sejumlah wilayah, membuat jajaran Kepolisian Resor (Polres) Lumajang semakin gencar melakukan langkah preventif. 

Melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas), Polres Lumajang menggelar kegiatan himbauan kamtibmas kepada masyarakat, khususnya di area wisata yang rawan menjadi sasaran pelaku kejahatan.

Kali ini, kegiatan himbauan dilakukan di kawasan wisata Desa Wonokerto, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang. Anggota Sat Binmas secara langsung menyampaikan pesan kepada para pengunjung agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat memarkirkan kendaraan bermotornya.

PS Kasat Binmas Polres Lumajang, Iptu Irdani Isma, menegaskan bahwa tindak curanmor bisa dicegah jika masyarakat lebih peduli terhadap keamanan kendaraannya. 

“Kami menghimbau masyarakat untuk selalu menempatkan kendaraan di area parkir resmi yang mudah dijangkau pandangan mata. Jangan lupa juga untuk selalu menggunakan kunci ganda atau kunci tambahan sebagai upaya pengamanan,” ujarnya.

Menurut Iptu Irdani, tidak sedikit kasus pencurian yang terjadi akibat kelalaian pemilik kendaraan. Banyak masyarakat yang masih abai, misalnya memarkirkan motor di lokasi sepi tanpa pengawasan, bahkan meninggalkan kunci tergantung di motor. Hal tersebut menjadi celah yang mudah dimanfaatkan oleh pelaku curanmor.

“Kami ingin masyarakat lebih sadar bahwa pelaku kejahatan selalu mencari kesempatan. Sekecil apapun kelalaian, bisa berakibat fatal. Karena itu, biasakan untuk mengunci stang, menambah kunci ganda, dan jangan sembarangan memarkir kendaraan,” imbuhnya.

Selain memberikan himbauan, jajaran Sat Binmas juga menjalin komunikasi dengan pengelola wisata setempat. 

Mereka dihimbau untuk menyiapkan fasilitas parkir yang aman dan menyediakan petugas penjaga parkir, sehingga pengunjung merasa lebih tenang saat menikmati wisata.

Lebih lanjut, Iptu Irdani juga mengajak masyarakat untuk aktif berperan dalam menjaga keamanan lingkungan. Jika melihat gerak-gerik mencurigakan, masyarakat diminta segera melapor kepada pihak keamanan atau aparat kepolisian terdekat.

 “Peran serta masyarakat sangat penting. Dengan sinergi antara warga, pengelola wisata, dan aparat kepolisian, kita bisa bersama-sama menekan angka curanmor di Lumajang,” tambahnya.

Polres Lumajang sendiri terus berkomitmen melakukan berbagai upaya pencegahan tindak kriminal, baik melalui patroli rutin, sosialisasi, hingga program pembinaan masyarakat. 

Langkah-langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, terutama di lokasi-lokasi yang ramai dikunjungi wisatawan.

“Harapan kami, masyarakat tidak hanya menjadi penonton dalam menjaga keamanan, tapi ikut menjadi subjek yang peduli terhadap keselamatan diri dan lingkungannya. Dengan begitu, Lumajang bisa menjadi daerah yang aman, nyaman, dan terbebas dari tindak kejahatan curanmor,” pungkas Iptu Irdani.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...