Langsung ke konten utama

Satlantas Polres Lumajang Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi Balap Liar dan Knalpot Tidak Sesuai Aturan

Lumajang, Merdekanews.id Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lumajang terus meningkatkan langkah preventif dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukumnya. Salah satunya melalui kegiatan Patroli Blue Light, yang digelar pada malam dini.

Patroli yang dimulai sejak pukul 21.00 WIB hingga selesai tersebut dilaksanakan dengan menyasar sejumlah titik rawan, salah satunya di sepanjang Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Sukodono, Lumajang. 

Sasaran utama kegiatan ini yaitu kerumunan anak-anak muda yang dicurigai hendak melakukan balap liar, kendaraan bermotor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis, serta potensi gangguan kamtibmas lainnya.

Kasat Lantas Polres Lumajang, AKP Mohamad Syaikhu, S.H., mengatakan bahwa patroli blue light merupakan salah satu program rutin pihaknya dalam rangka menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif, terutama pada malam hari.

“Patroli ini kami lakukan sebagai bentuk upaya pencegahan terhadap maraknya balap liar dan penggunaan knalpot tidak sesuai aturan. Selain itu, kami juga ingin memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman saat beraktivitas di malam hari,” ujar AKP Mohamad Syaikhu.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa patroli dilakukan dengan pola preventif dan persuasif, yakni melalui pengawasan ketat, penjagaan di titik rawan, hingga pendekatan dialogis dengan masyarakat. Personel juga ditugaskan untuk membubarkan kerumunan remaja yang berpotensi memicu balap liar dan mengedukasi pengguna jalan agar lebih patuh terhadap aturan lalu lintas.

“Dengan adanya patroli ini, kami ingin mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas yang seringkali dipicu oleh perilaku ugal-ugalan di jalan. Kami juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar mengawasi putra-putrinya supaya tidak terlibat dalam aksi balap liar maupun menggunakan knalpot brong yang sangat meresahkan,” tegasnya.

Dari hasil kegiatan patroli, terlihat adanya peningkatan kesadaran masyarakat. Pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat lebih tertib dalam berlalu lintas, serta masyarakat semakin patuh terhadap aturan Kamseltibcarlantas. Selain itu, kehadiran polisi di jalan juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga yang melintas maupun beraktivitas di malam hari.

AKP Mohamad Syaikhu menegaskan bahwa pihaknya akan terus konsisten menggelar patroli blue light setiap malam, terutama di kawasan yang rawan digunakan sebagai arena balap liar. Hal ini sejalan dengan komitmen Polri untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Pesan kami jelas: stop pelanggaran, stop kecelakaan, dan utamakan keselamatan untuk kemanusiaan. Dengan kerjasama semua pihak, kita bisa wujudkan Lumajang yang aman, tertib, dan nyaman,” pungkasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...