Langsung ke konten utama

Tim Pemburu Kejahatan Polres Lumajang Intensifkan Patroli Malam, Antisipasi 4C dan Gangguan Kamtibmas


Lumajang, Merdekanews.id Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Tim Pemburu Kejahatan Polres Lumajang terus meningkatkan patroli malam hari di sejumlah titik rawan kriminalitas. 

Patroli  langsung dipimpin langsung oleh Katim Ipda Supyan Hadi dengan melibatkan delapan personel.

Patroli yang dilaksanakan secara rutin ini menggunakan sepeda motor agar lebih fleksibel menjangkau lokasi-lokasi rawan. 

Rute patroli dimulai dari kawasan Jalan Lintas Timur (JLT) selatan sekitar pukul 01.00 WIB, kemudian berlanjut ke Desa Sumbersari, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang, hingga menjelang pagi.

Ipda Supyan Hadi menjelaskan, patroli malam difokuskan untuk mengantisipasi terjadinya tindak kriminalitas yang dikenal dengan istilah 4C, yakni pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), dan pencurian hewan (curhewan).

"Kami menyasar jalan-jalan sepi dan wilayah yang rawan tindak kriminal. Tujuan utamanya adalah memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mencegah aksi kejahatan sebelum terjadi," terang Ipda Supyan Hadi.

Selain pemantauan situasi, tim juga melakukan dialogis dengan warga yang dijumpai saat patroli. Hal ini untuk membangun komunikasi yang baik serta menggugah kesadaran masyarakat agar ikut berperan aktif menjaga kamtibmas di lingkungannya.

Menurut Supyan, kehadiran polisi di jalanan pada dini hari juga diharapkan mampu menekan niat para pelaku kejahatan.

 "Kegiatan ini merupakan upaya preventif. Kami ingin menunjukkan bahwa Polres Lumajang hadir dan siap menjaga keamanan kapan pun masyarakat membutuhkan," tambahnya.

Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar, menegaskan bahwa patroli Tim Pemburu Kejahatan merupakan strategi penting dalam menekan angka kriminalitas di wilayah hukumnya. 

Menurutnya, patroli berbasis motoris efektif dilakukan di kawasan pedesaan maupun jalur alternatif yang minim penerangan.

"Kami terus memaksimalkan peran Tim Pemburu Kejahatan untuk menutup ruang gerak para pelaku kriminal. Dengan patroli yang konsisten, diharapkan potensi tindak pidana dapat ditekan dan masyarakat merasa lebih aman," ungkap Kapolres.

Ia juga mengapresiasi dedikasi personel yang terus berupaya menjaga keamanan meski di waktu rawan seperti dini hari.

 "Saya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor jika mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas. Polri tidak bisa bekerja sendiri, sinergi dengan masyarakat sangat kami butuhkan," pungkas AKBP Alex Sandy Siregar.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...