Langsung ke konten utama

Polres Lumajang Gelar Apel Operasi Lilin Semeru 2025, 366 Personel Gabungan Disiagakan


Lumajang, Merdekanews.id Polres Lumajang menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Semeru 2025 sebagai bentuk kesiapan pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Ratusan personel gabungan disiagakan guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar, S.I.K., S.H., M.H., serta dihadiri Bupati Lumajang Indah Amperawati. 

Turut mengikuti apel personel Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan, BPBD, serta unsur terkait lainnya.

Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar menyampaikan bahwa Operasi Lilin Semeru 2025 merupakan operasi kepolisian terpusat yang bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama perayaan Nataru.

“Operasi Lilin Semeru 2025 bertujuan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama perayaan Natal dan pergantian tahun. Oleh karena itu, sinergitas seluruh pihak sangat penting untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” ujar AKBP Alex Sandy Siregar.

Kapolres menjelaskan, Operasi Lilin Semeru 2025 akan berlangsung selama 15 hari, terhitung mulai Sabtu, 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Dalam pelaksanaannya, Polres Lumajang bersama stakeholder menurunkan sebanyak 366 personel gabungan.

“Sebanyak 366 personel kami libatkan dalam operasi ini, terdiri dari 200 personel Polres Lumajang dan 166 personel dari Pemerintah Kabupaten Lumajang serta unsur pendukung lainnya seperti TNI, Dishub, Satpol PP, Dinas Kesehatan, BPBD, dan elemen masyarakat,” jelasnya.

AKBP Alex juga menambahkan bahwa Lumajang memiliki potensi wisata yang cukup besar, sehingga diprediksi akan terjadi peningkatan kunjungan wisatawan selama libur Nataru.

“Kami memprediksi adanya peningkatan kunjungan masyarakat, khususnya di tempat-tempat wisata di wilayah Lumajang. Oleh karena itu, kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik, baik kepada masyarakat Lumajang maupun masyarakat dari luar daerah yang berkunjung,” imbuhnya.

Untuk mendukung pengamanan dan pelayanan, Polres Lumajang menyiapkan dua pos terpadu, yakni satu pos pengamanan dan satu pos pelayanan.

“Pos pengamanan kami tempatkan di Kecamatan Klakah, yang sebelumnya merupakan pos Dishub dan kini ditingkatkan menjadi pos pengamanan terpadu. Sedangkan pos pelayanan berada di depan Pasar Baru Lumajang,” terang Kapolres.

Kedua pos tersebut nantinya akan diisi oleh personel Polri, TNI, Pemerintah Kabupaten Lumajang, serta unsur pendukung lainnya seperti Pramuka.

Dengan kesiapan personel dan sarana prasarana yang ada, Polres Lumajang berharap perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...