Langsung ke konten utama

Kapolsek Senduro Hadiri Peresmian SPPG Kandangan


Lumajang , Merdekanews.id Kapolsek Senduro Polres Lumajang AKP Wahono Pudji Santoso bersama Bhabinkamtibmas Desa Kandangan menghadiri kegiatan tasyakuran sekaligus pembukaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Kandangan, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Muspika Kecamatan Senduro, Kepala Puskesmas Senduro, Koordinator Cabang (Korcap) SPPG Senduro, Babinsa Kandangan, para kepala sekolah penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta relawan SPPG Desa Kandangan.

Kapolsek Senduro AKP Wahono Pudji Santoso menyampaikan apresiasinya atas berdirinya SPPG di Desa Kandangan yang dinilai sangat membantu pemenuhan gizi bagi para pelajar di wilayah Kecamatan Senduro.

“Kami sangat mendukung keberadaan SPPG ini karena merupakan program positif dalam rangka meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah. Dengan gizi yang baik, diharapkan generasi muda dapat tumbuh sehat, cerdas, dan berprestasi,” ujar AKP Wahono.

Ia juga menegaskan bahwa Polri siap mendukung setiap program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat, termasuk program pemenuhan gizi bagi pelajar.

Sementara itu, Kepala SPPG Kandangan Muhammad Fauzan Ramadoni menjelaskan bahwa pada tahap awal, SPPG Desa Kandangan melayani 1.252 porsi makanan bergizi yang diperuntukkan bagi 13 sekolah penerima manfaat program MBG.

“Total sasaran penerima manfaat sebanyak 1.252 siswa dari 13 sekolah. Di antaranya SD Kandangan 01 sebanyak 122 siswa, SMPN 02 Senduro 141 siswa, SDN Kandangan 03 56 siswa, MI Al Ikhlas Kandangan 66 siswa, dan SDN Bedayu 119 siswa,” jelas Fauzan.

Lebih lanjut, Fauzan menambahkan bahwa penerima manfaat lainnya meliputi SDN Wonocepokoayu 01 sebanyak 149 siswa, SDN Wonocepokoayu 03 sebanyak 67 siswa, SDN Kandangtepus 01 sebanyak 94 siswa, MTs Al Azizi Persil 90 siswa, MI Nurul Islam 02 sebanyak 268 siswa, MTs Miftahul Ulum 80 siswa, SDN Kandangtepus 03 sebanyak 150 siswa, serta SDN Kandangan 02 sebanyak 75 siswa.

Ia juga memastikan bahwa operasional SPPG Kandangan telah memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan pemerintah.

“SPPG Kandangan telah memenuhi persyaratan operasional, mulai dari legalitas mitra, administrasi, personel, standar dapur dan sanitasi, hingga sertifikasi keamanan pangan seperti Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dari Dinas Kesehatan serta sertifikasi HACCP, sehingga makanan yang disajikan higienis dan aman dikonsumsi,” tambahnya.

Dengan diresmikannya SPPG Desa Kandangan, diharapkan program pemenuhan gizi bagi pelajar dapat berjalan optimal dan berkelanjutan demi mendukung program gizi nasional serta meningkatkan kualitas kesehatan generasi penerus bangsa.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...