Langsung ke konten utama

Satlantas Polres Lumajang Intensifkan Patroli Trouble Spot, Pastikan Arus Mudik Lebaran Aman dan Lancar


Lumajang , Merdekanews.id Dalam rangka memastikan kelancaran arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lumajang meningkatkan kegiatan patroli di sejumlah titik rawan atau trouble spot di wilayah hukumnya.

Kegiatan patroli yang dimulai sejak pukul 11.00 WIB tersebut difokuskan pada pemantauan arus lalu lintas serta pengaturan kendaraan di kawasan rawan kemacetan dan kecelakaan, salah satunya di Jembatan Jagalan, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang.

Dari pantauan di lapangan, personel Satlantas tampak aktif melakukan pengaturan arus kendaraan roda dua (R2) maupun roda empat (R4) yang melintas di jalur tersebut. Selain itu, petugas juga melakukan patroli secara mobile guna mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan yang meningkat seiring arus mudik lebaran.

Kasat Lantas Polres Lumajang, AKP Yulian Putra Prasviawan, mengatakan bahwa kegiatan patroli ini merupakan langkah preventif untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) selama periode mudik.

“Kami melaksanakan patroli di titik-titik trouble spot dan black spot untuk memastikan arus lalu lintas tetap lancar serta mengantisipasi potensi kecelakaan maupun gangguan kamtibmas di jalan raya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, selain melakukan pengaturan lalu lintas, petugas juga memberikan imbauan kepada para pengguna jalan agar selalu mematuhi aturan berlalu lintas, menjaga kecepatan, serta mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik.

“Kami mengingatkan kepada masyarakat yang melaksanakan mudik agar selalu berhati-hati di jalan, mematuhi rambu lalu lintas, dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum digunakan,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, anggota Satlantas juga melakukan patroli di wilayah yang rawan tindak kriminalitas jalanan seperti curat, curas, dan curanmor, guna memberikan rasa aman kepada masyarakat pengguna jalan.

Tak hanya itu, pendekatan dialogis juga dilakukan dengan masyarakat dan pengguna jalan. Petugas tampak berinteraksi langsung dengan pengendara serta warga sekitar untuk menyampaikan pesan-pesan keselamatan berlalu lintas.

Hasil dari kegiatan patroli menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Pengendara terlihat lebih tertib, arus kendaraan relatif lancar, serta situasi di wilayah hukum Polres Lumajang tetap aman dan kondusif.

AKP Yulian Putra Prasviawan menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan kegiatan patroli selama masa arus mudik dan balik lebaran guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan rasa aman dan memastikan arus mudik berjalan lancar. Mari bersama kita wujudkan keselamatan berlalu lintas demi kemanusiaan,” tegasnya.

Dengan adanya patroli intensif ini, diharapkan masyarakat dapat melaksanakan perjalanan mudik dengan aman, nyaman, serta selamat sampai tujuan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...