Langsung ke konten utama

Naik Vespa Sambut HUT Bhayangkara Ke-80 Kapolres Lumajang Kunjungi Pura Mandara Giri Semeru Agung



LUMAJANG , Merdekanews.id Dalam rangka menyambut peringatan Hari Bhayangkara ke-80 jajaran Kepolisian Resor Lumajang menggelar kegiatan patroli simpatik yang berbeda dari biasanya. 

Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar memimpin langsung jajaran Pejabat Utama Polres Lumajang melaksanakan patroli kewilayahan dengan mengendarai sepeda motor Vespa.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata pendekatan humanis aparat kepolisian kepada masyarakat setempat tanpa sekat birokrasi.

Iring-iringan kendaraan roda dua klasik tersebut bergerak menyusuri jalanan Kabupaten Lumajang menuju sebuah destinasi yang sarat nilai spiritual dan toleransi beragama. 

Rombongan yang dipimpin AKBP Alex Sandy Siregar menjadikan Pura Mandara Giri Semeru Agung sebagai lokasi tujuan utama. 

Tempat ibadah megah yang terletak di Desa Senduro Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang ini merupakan salah satu pura tertua dan sangat dihormati oleh umat Hindu Nusantara.

Suasana di sekitar lokasi pura saat itu tampak sangat khidmat dan dipadati oleh umat Hindu yang datang dari berbagai penjuru daerah. 

Kedatangan rombongan aparat kepolisian ini secara kebetulan bertepatan dengan momentum pelaksanaan upacara piodalan. 


Ritual keagamaan ini merupakan tradisi suci umat Hindu Bali yang diselenggarakan secara berkala untuk memperingati hari peresmian tempat ibadah. Lantunan doa suci terdengar mengalun mengiringi setiap tahapan prosesi persembahyangan yang berlangsung damai dan tertib.

Kehadiran jajaran Polres Lumajang di tengah umat Hindu yang sedang melaksanakan ibadah mendapat sambutan hangat dari para pemangku adat setempat.

AKBP Alex Sandy Siregar tidak sekadar melakukan pemantauan keamanan namun juga menyempatkan diri untuk bersilaturahmi langsung dengan para pemuka agama di pelataran pura. 

Salah satu tokoh sentral yang berinteraksi hangat dengan Kapolres Lumajang adalah Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati yang juga dikenal luas sebagai Mantan Wakil Gubernur Bali.

Pertemuan perwira menengah kepolisian tersebut dengan para tokoh agama Hindu berlangsung dalam suasana yang sangat cair serta penuh rasa kekeluargaan.

Keduanya tampak saling bertegur sapa dan berbincang ringan mengenai upaya bersama menjaga kerukunan antarumat beragama di wilayah hukum Kabupaten Lumajang. 

Dialog interaktif ini mengisyaratkan pentingnya sinergi aparat penegak hukum dan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan situasi keamanan serta ketertiban nasional yang kondusif.

Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar menyatakan bahwa patroli menggunakan kendaraan vespa sengaja dipilih agar polisi bisa lebih membaur tanpa jarak dengan masyarakat luas.

 "Kami ingin hadir di tengah masyarakat bukan hanya sebagai penegak hukum tetapi juga sebagai mitra yang bisa diandalkan kapan saja. Momen perayaan Hari Bhayangkara ke-80 ini kami jadikan pijakan kuat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian serta menjaga jalinan persaudaraan antarelemen bangsa" tutur Alex.

Menurutnya, Polri tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat yang siap menjaga persatuan dan keharmonisan di tengah keberagaman.

"Momentum Hari Bhayangkara ke-80 kami jadikan sebagai sarana untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat. Melalui patroli ini kami ingin memastikan situasi kamtibmas tetap aman sekaligus mempererat silaturahmi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk para tokoh agama," ujar AKBP Alex.

Ia menegaskan bahwa kerukunan antarumat beragama merupakan modal utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Karena itu, komunikasi yang baik antara Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh komponen bangsa harus terus dipelihara.

"Kami sangat mengapresiasi pelaksanaan rangkaian Piodalan yang berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh kekhidmatan. Ini menunjukkan bahwa toleransi dan semangat kebersamaan di Lumajang berjalan sangat baik. Polres Lumajang akan terus hadir memberikan rasa aman bagi setiap masyarakat yang menjalankan aktivitas maupun ibadah sesuai keyakinannya," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Alex Sandy Siregar juga menyampaikan apresiasi kepada para tokoh agama yang selama ini aktif menjaga persaudaraan, memperkuat nilai-nilai toleransi, serta menjadi mitra strategis Polri dalam menciptakan situasi yang aman dan damai.

Sementara itu, tokoh agama Hindu Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati menyambut baik kunjungan Kapolres Lumajang beserta rombongan. 

Menurutnya, kehadiran pimpinan Polres Lumajang di tengah pelaksanaan upacara keagamaan menjadi bukti nyata perhatian Polri terhadap seluruh umat beragama.

"Kami berharap sinergi yang telah terjalin selama ini dapat terus diperkuat sehingga kehidupan masyarakat yang rukun, damai, dan saling menghormati tetap terjaga," Pungkasnya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...