Langsung ke konten utama

Sidak Komisi III DPRD Kota Probolinggo Terkait Pembangunan Swalayan Bahas Kesesuaian Tata Ruang dan Pengembangan Kawasan



Probolinggo, Merdekanews.id 
Komisi III DPRD Kota Probolinggo melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap pembangunan kawasan usaha yang berada di Jalan Cokroaminoto, Kota Probolinggo. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan sekaligus menindaklanjuti aspirasi masyarakat terkait pembangunan swalayan yang saat ini tengah berjalan. 

Dalam kesempatan tersebut, Anggota Komisi III DPRD Kota Probolinggo dari Fraksi PPP, Robit Riyanto menyampaikan bahwa DPRD memiliki fungsi untuk mewakili dan menyuarakan kepentingan masyarakat, termasuk memastikan setiap pembangunan berjalan sesuai dengan ketentuan tata ruang dan memberikan manfaat bagi daerah.

Menurut Robit, kejelasan peruntukan tata ruang menjadi salah satu aspek yang penting untuk diperhatikan agar pembangunan yang dilakukan dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan pengembangan wilayah.

“Pada prinsipnya kami di DPRD hadir mewakili suara masyarakat. Keperuntukan tata ruang ini harus jelas dan pembangunan yang dilakukan harus memiliki dasar yang sesuai. Kami percaya kepada para pengusaha untuk dapat menghadirkan pembangunan yang memberikan manfaat bagi Kota Probolinggo,” ujar Robit Riyanto.

Ia juga menilai keberadaan supermarket yang dibangun nantinya tidak berdiri sendiri, tetapi menjadi bagian dari sarana penunjang kawasan yang akan berkembang lebih luas. Robit berharap pengembangan tersebut mampu menghadirkan fasilitas yang mendukung sektor pariwisata dan ekonomi daerah.

Menurutnya, apabila kawasan tersebut nantinya dilengkapi dengan fasilitas hotel dan infrastruktur pendukung lainnya, maka dapat menjadi daya tarik baru bagi Kota Probolinggo. Bahkan ia mendorong agar konsep pembangunan dapat dikembangkan menjadi kawasan yang tertata dan memiliki nilai ekonomi tinggi.

Sementara itu, perwakilan PT KM, Louis Hariona menjelaskan bahwa agenda kunjungan Komisi III dilakukan untuk memastikan secara langsung progres pembangunan yang berada di kawasan Jalan Cokroaminoto.

Ia menegaskan bahwa pembangunan yang dilakukan bukan hanya berupa swalayan semata, melainkan bagian dari pengembangan kawasan terpadu yang mencakup beberapa jenis usaha.

“Yang dibangun di kawasan ini bukan hanya swalayan, tetapi juga terdapat rencana hotel, sport center dan department store. Jadi keberadaan swalayan ini merupakan salah satu fasilitas penunjang yang dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan kawasan secara keseluruhan,” jelas Louis.

Louis menambahkan bahwa seluruh tahapan administrasi dan rekomendasi telah melalui proses serta kajian dari Pemerintah Kota Probolinggo sehingga pihak perusahaan dapat melanjutkan kegiatan pembangunan di lokasi tersebut.

Di sisi lain, Konsultan PT KM, Rangga menjelaskan bahwa saat ini pihaknya fokus mengejar tahapan awal pembangunan yang mencakup department store dan hotel berbintang empat.

Sebagai perwakilan pengembang, Rangga berharap dukungan dari seluruh pihak agar proses perizinan yang masih berjalan dapat diselesaikan dengan baik.

“Harapan kami sebagai putra daerah, pembangunan ini dapat memperoleh dukungan sehingga proses perizinan yang ada di Kota Probolinggo bisa berjalan lancar dan investasi yang masuk memberikan manfaat bagi daerah,” tegas Rangga.

Sementara itu, Budijanto selaku pemilik swalayan di Jalan Cokroaminoto mengungkapkan adanya masukan dari masyarakat maupun anggota dewan terkait pengembangan fasilitas hotel di kawasan tersebut.

Ia menyebut bahwa konsep awal yang dirancang adalah hotel berbintang empat, namun tidak menutup kemungkinan untuk dikembangkan menjadi hotel berbintang lima apabila seluruh persyaratan dan dukungan dapat terpenuhi.

“Banyak usulan dari masyarakat dan juga dewan agar pembangunan hotel dapat ditingkatkan menjadi bintang lima. Selama ini orientasi kami memang bintang empat, tetapi mudah-mudahan ke depan bisa terwujud menjadi bintang lima. Mohon doa dan dukungannya,” ujar Budijanto.

Melalui sidak tersebut, Komisi III DPRD Kota Probolinggo berharap seluruh proses pembangunan tetap memperhatikan regulasi yang berlaku, kesesuaian tata ruang serta mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan peningkatan fasilitas di Kota Probolinggo.(ir)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...