Langsung ke konten utama

TNI-Polri dan Pecalang Kawal Ibadah Hari Raya Kuningan di Pura Mandara Giri Semeru Agung


Lumajang ,Merdekanews.id Ribuan umat Hindu memadati kawasan Pura Mandara Giri Semeru Agung (MGSA), Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, untuk melaksanakan persembahyangan Hari Raya Kuningan.

Demi memastikan rangkaian ibadah berlangsung aman dan khusyuk, aparat gabungan dari Polsek Senduro, Koramil Senduro, serta Pecalang diterjunkan untuk melakukan pengamanan di seluruh area pura.

Sejak pagi, arus kedatangan umat mulai terlihat di kompleks pura yang menjadi salah satu pusat kegiatan keagamaan umat Hindu di Jawa Timur tersebut. 

Berdasarkan data petugas, sekitar 1.000 umat Hindu dari Kabupaten Lumajang, Probolinggo, dan Pasuruan mengikuti persembahyangan yang dimulai sekitar pukul 09.30 WIB.

Personel kepolisian bersama anggota TNI bersiaga di sejumlah titik, mulai dari pintu masuk kawasan pura, jalur lalu lintas, area parkir kendaraan, hingga lokasi utama pelaksanaan persembahyangan. 

Sebanyak 15 orang Pecalang turut dilibatkan untuk membantu pengamanan dan mengatur kelancaran aktivitas umat selama prosesi berlangsung.

Kapolsek Senduro AKP Wahono Pudji Santoso mengatakan, pengamanan dilakukan sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat yang menjalankan ibadah keagamaan.

"Kami bersama personel TNI dan Pecalang melaksanakan pengamanan secara terpadu agar seluruh rangkaian persembahyangan Hari Raya Kuningan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran aparat di lokasi merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat agar umat dapat beribadah dengan tenang dan khusyuk," kata AKP Wahono Pudji Santoso saat ditemui di sela-sela kegiatan pengamanan.

Menurutnya, sebelum pelaksanaan ibadah dimulai, petugas telah melakukan koordinasi dengan pengurus pura dan Pecalang guna menyusun pola pengamanan, termasuk pengaturan arus kendaraan dan penempatan personel di titik-titik yang berpotensi menimbulkan kepadatan.

Selain menjaga keamanan, petugas juga memberikan pelayanan kepada para jemaat, termasuk membantu kelancaran arus keluar masuk kendaraan dan mengarahkan umat menuju lokasi persembahyangan.

"Kami mengedepankan pendekatan yang humanis. Anggota tidak hanya melakukan pengamanan, tetapi juga memberikan pelayanan kepada masyarakat agar seluruh rangkaian ibadah berlangsung nyaman. Sinergi antara Polri, TNI, Pecalang, pengurus pura, dan masyarakat menjadi kunci terciptanya situasi yang kondusif," ujarnya.

Hari Raya Kuningan merupakan salah satu hari suci penting bagi umat Hindu yang diperingati sepuluh hari setelah Hari Raya Galungan. Momentum tersebut menjadi waktu bagi umat untuk memanjatkan doa dan ungkapan syukur kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa atas segala berkah yang telah diberikan.

Suasana persembahyangan di Pura Mandara Giri Semeru Agung berlangsung dengan penuh kekhusyukan. Ribuan umat mengikuti setiap rangkaian ritual secara tertib, sementara petugas gabungan terus melakukan pemantauan di berbagai titik guna memastikan keamanan tetap terjaga.

AKP Wahono juga mengapresiasi seluruh umat Hindu yang mengikuti ibadah dengan tertib serta mematuhi arahan petugas selama berada di kawasan pura.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh umat yang telah bersama-sama menjaga ketertiban. Kondisi yang aman ini merupakan hasil kerja sama semua pihak. Semoga toleransi, persaudaraan, dan kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Lumajang terus terjaga dengan baik," pungkasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...