Blue Light Patrol Polsek Tempursari Intensif Digelar, Polisi Sisir Titik Rawan Kriminalitas hingga Dini Hari

Lumajang ,Merdekanews.id Suasana Jalan Dusun Langkapan, Desa Tempursari, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, tampak lebih tenang pada dini hari. Kilatan lampu biru dari kendaraan patroli Polsek Tempursari menyusuri ruas jalan yang dikenal sepi dan menjadi salah satu titik yang diprioritaskan dalam upaya pencegahan tindak kriminalitas.

Patroli bertajuk Blue Light Patrol tersebut dimulai sekitar pukul 00.00 WIB dengan menyasar lokasi-lokasi yang dinilai rawan terjadinya kejahatan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), kawasan permukiman warga, serta jalur yang minim aktivitas pada malam hari.

Selain melakukan pemantauan situasi, personel Polsek Tempursari juga berdialog langsung dengan masyarakat yang masih beraktivitas. Dalam kesempatan itu, petugas menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus mengajak warga untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan.

Kapolsek Tempursari Iptu Sukirno, S.H. mengatakan Blue Light Patrol merupakan kegiatan preventif yang terus digencarkan sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, terutama pada jam-jam yang memiliki tingkat kerawanan lebih tinggi.

"Kegiatan Blue Light Patrol kami laksanakan secara rutin sebagai langkah antisipasi terhadap tindak pidana 3C maupun gangguan kamtibmas lainnya. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan," ujar Iptu Sukirno.

Menurutnya, penggunaan lampu rotator biru saat patroli bukan sekadar identitas kendaraan dinas kepolisian, tetapi juga menjadi bentuk pencegahan dini terhadap aksi kriminalitas. Kehadiran polisi yang terlihat secara langsung diyakini mampu mengurungkan niat pelaku kejahatan sebelum melakukan aksinya.

"Patroli ini mengedepankan tindakan preventif. Kami ingin masyarakat merasa terlindungi ketika beristirahat pada malam hari. Di sisi lain, keberadaan polisi di lapangan menjadi peringatan bagi siapa pun yang berniat melakukan tindak kriminal," katanya.

Selama patroli berlangsung, personel menyisir sejumlah ruas jalan yang sepi, melakukan pemantauan di kawasan permukiman, serta berhenti di beberapa titik untuk berinteraksi dengan warga. Polisi mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan, memastikan rumah dalam keadaan terkunci saat ditinggalkan, serta menggunakan kunci pengaman tambahan pada kendaraan bermotor.

Petugas juga mengajak masyarakat untuk mengaktifkan kembali ronda malam atau sistem keamanan lingkungan (siskamling) sebagai bentuk partisipasi bersama dalam menjaga keamanan desa.

"Kami tidak bisa bekerja sendiri. Keamanan akan terwujud apabila masyarakat ikut peduli terhadap lingkungannya. Jika melihat orang yang mencurigakan atau mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas, segera laporkan kepada Bhabinkamtibmas atau Polsek Tempursari agar dapat segera ditindaklanjuti," tambah Iptu Sukirno.

Menurutnya, komunikasi yang terjalin selama patroli menjadi bagian penting dalam membangun kemitraan antara Polri dan masyarakat. Dengan berdialog secara langsung, polisi dapat mengetahui kondisi riil di lapangan sekaligus menerima berbagai masukan dari warga terkait situasi keamanan di wilayahnya.

Blue Light Patrol juga menjadi implementasi komitmen Polres Lumajang dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Kehadiran petugas pada malam hingga dini hari tidak hanya bertujuan menekan angka kriminalitas, tetapi juga meningkatkan rasa percaya masyarakat terhadap institusi Polri.

Selama pelaksanaan patroli, situasi di wilayah hukum Polsek Tempursari terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya tindak kriminalitas maupun gangguan keamanan yang menonjol. Personel juga terus berkoordinasi dengan masyarakat dan siap melaporkan setiap perkembangan situasi kepada pimpinan apabila ditemukan kejadian yang memerlukan penanganan lebih lanjut.

Iptu Sukirno menegaskan, Blue Light Patrol akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan menyesuaikan titik-titik kerawanan di wilayah Kecamatan Tempursari. Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi kepolisian dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif.

"Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus bersinergi dengan kepolisian dalam menjaga lingkungan masing-masing. Dengan kerja sama yang baik, kami optimistis wilayah Tempursari akan tetap aman dan kondusif," pungkasnya.

Post a Comment

0 Comments