Langsung ke konten utama

Ramp Check 37 Bus di Terminal Menak Koncar Lumajang, Petugas Temukan 5 Kendaraan Tak Layak Uji


Lumajang ,Merdekanews.id Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lumajang bersama sejumlah instansi terkait melakukan inspeksi keselamatan kendaraan atau ramp check terhadap bus di Terminal Menak Koncar, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Kegiatan tersebut melibatkan anggota Satlantas Polres Lumajang, UPT P3 LLAJ Jember-Lumajang, serta tim penguji kendaraan dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lumajang.

Pantauan di Terminal Menak Koncar, setiap bus yang masuk terminal diarahkan untuk menjalani pemeriksaan. Petugas memeriksa kondisi teknis kendaraan sekaligus kelengkapan administrasi sebelum bus melanjutkan perjalanan.

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kendaraan angkutan umum yang membawa penumpang berada dalam kondisi aman dan memenuhi persyaratan keselamatan.

Sejumlah bagian penting kendaraan menjadi perhatian petugas, mulai dari sistem pengereman, kondisi ban, lampu penerangan, wiper hingga klakson.

Selain pemeriksaan fisik kendaraan, petugas juga mengecek kelengkapan administrasi pengemudi dan kendaraan. Pemeriksaan meliputi Surat Izin Mengemudi (SIM), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dokumen trayek serta KIR.

Dari kegiatan tersebut, sebanyak 37 kendaraan bus menjalani pemeriksaan.

Hasilnya, petugas menemukan sejumlah pelanggaran. Satu kendaraan diketahui tidak membawa STNK.

Sementara itu, terdapat lima kendaraan yang dinyatakan tidak layak uji karena KIR telah mati dan ditemukan SIM yang tidak sesuai dengan peruntukannya.

Temuan tersebut menjadi perhatian petugas karena kelengkapan administrasi dan kelayakan teknis kendaraan merupakan bagian penting dalam menjamin keselamatan penumpang maupun pengguna jalan lainnya.

Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Bayu Pratama Sudirno mengatakan, kegiatan ramp check merupakan langkah preventif untuk memastikan kendaraan bus yang beroperasi di wilayah Lumajang memenuhi standar keselamatan.

Menurut Bayu, pemeriksaan tidak hanya berorientasi pada penindakan terhadap pelanggaran, tetapi juga menjadi sarana edukasi kepada perusahaan angkutan dan pengemudi agar lebih memperhatikan aspek keselamatan.

“Pemeriksaan ini untuk memastikan kendaraan yang digunakan mengangkut penumpang dalam kondisi layak dan memenuhi ketentuan keselamatan,” kata Bayu.

Ia menegaskan, kondisi kendaraan menjadi salah satu faktor yang harus diperhatikan untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas. Karena itu, pemeriksaan terhadap kendaraan angkutan umum akan terus dilakukan secara berkala bersama instansi terkait.

Petugas juga memberikan sosialisasi dan imbauan keselamatan kepada pengemudi. Mereka diingatkan untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, memastikan kondisi kendaraan sebelum beroperasi serta tidak mengabaikan kelengkapan surat-surat kendaraan maupun dokumen pengemudi.

“Keselamatan penumpang dan pengguna jalan lainnya menjadi prioritas. Kami terus mengingatkan pengemudi agar tertib administrasi dan memastikan kendaraannya benar-benar layak jalan sebelum beroperasi,” ujarnya.

Bayu berharap melalui pemeriksaan dan edukasi tersebut, tingkat pelanggaran lalu lintas dapat ditekan. Selain itu, langkah preventif ini diharapkan mampu meminimalisir risiko serta fatalitas korban apabila terjadi kecelakaan lalu lintas.

“Harapannya, kegiatan ini dapat menekan angka pelanggaran dan meminimalisir fatalitas korban kecelakaan lalu lintas, sehingga tercipta keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas yang kondusif di Kabupaten Lumajang,” pungkasnya.

Kegiatan ramp check di Terminal Menak Koncar juga menjadi bagian dari upaya kepolisian bersama instansi terkait untuk memastikan pelayanan transportasi umum berjalan dengan mengedepankan aspek keselamatan.

.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...